'Nyawa' Dapur SPPG di Tangan Pengawas Gizi dan Jurutama Masak

Minggu 24-05-2026,15:15 WIB
Reporter: Reza Permana |
'Nyawa' Dapur SPPG di Tangan Pengawas Gizi dan Jurutama Masak

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menegaskan bahwa nyawa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesungguhnya berada di tangan para Pengawas Gizi dan Jurutama Masak.-Dok.disway.id-

“Kalau kayak gini belum kejadian, mungkin doa pemiliknya kenceng banget, jadi masih dicintai sama Allah, sehingga belum kejadian,” ujarnya.

BACA JUGA:Jumlah Santri Capai 10 Juta Orang, Kemenag-BGN Benahi Pendataan Penerima MBG di Pesantren

Dari hasil temuan saat sidak di berbagai SPPG di hampir seluruh wilayah di Indonesia, Nanik kemudian menginisiasi penyusunan petunjuk teknis SPPG yang baru.

Petunjuk teknis itu meliputi Petujuk Teknis tentang Layout, tentang Peralatan, dan tentang Tata Kelola Memasak di dapur SPPG. Selain itu juga akan disusun petunjuk tentang penanganan bahan pangan, dan bank menu. 

Nanik kemudian menekankan bahwa di tahun 2026 ini, Presiden telah memerintahkan agar Program MBG harus berkualitas. Karena itu, penambahan dapur SPPG baru akan distop dulu.

BGN akan lebih berkonsentrasi dalam mengurus perbaikan kualitas dan tata kelola program MBG.

“Dan yang paling penting, Pengawas Gizi sama Juru Masak ini harus klop,” ujarnya. 

Ia lalu mengungkapkan temuannya saat sidak di lapangan, yang membuatnya sering tak habis pikir.

“Kadang-kadang Juru Masaknya ngeyel, merasa paling pinter, Pengawas Gizinya juga sok pinter… Ya kan? Nggak ketemu… Nggak komunikasi yang terjadi… Ayo bener nggak…?” tanya Nanik.

“Betuuul…,” kata para peserta pelatihan.

“Itulah… Terus gimana mau aman makanan, kalau Pengawas Gizi dan Juru Masaknya tidak pernah akur, bahkan tidak pernah ketemu… Beneran… Ada dapur yang Pengawas Gizinya nggak pernah datang. Ada juga Pengawas Gizi yang datangnya pagi sementara masaknya sudah selesai. Gimana… Ditambah Kepala SPPG-nya nggak pernah ke dapur,” ujarnya yang disambut tepuk tangan dan teriakan setuju para peserta. 

BACA JUGA:BGN Wajibkan Seluruh SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Nanik mengaku kasihan tiap kali mendengar Presiden berpidato tentang MBG. Sebab, selama ini Presiden tidak mengetahui kondisi riil di lapangan, ketika di bawah ternyata dapur dijalankan secara amburadul.

Karena itu Nanik berusaha keras meluruskan peraturan, SOP, dan petunjuk teknis pengelolaan dapur, termasuk peningkatan mutu sumber daya manusia, seperti sosialisasi dan pelatihan Pengawas Gizi dan Jurutama Masak ini.

Untuk itu, Nanik berharap agar ke depan para Pengawas Gizi dan Juru Masak saling bekerja sama dengan baik dalam mengelola dapur SPPG, sehingga bisa memproduksi MBG yang aman, sehat, dan bergizi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: