Wamenhaj Tinjau Tenda Mina, Pastikan Kenyamaman Jemaah

Senin 25-05-2026,09:56 WIB
Wamenhaj Tinjau Tenda Mina, Pastikan Kenyamaman Jemaah

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak saat meninjau tenda jemaah haji di Mina -MCH-

MAKKAH, DISWAY.ID– Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak telah meninjau langsung kesiapan fasilitas tenda di Mina untuk memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah haji Indonesia selama fase puncak Armuzna.

Dahnil memastikan seluruh tenda sesuai kebutuhan sehingga tidak ada jemaah yang kehilangan tempat.

Ia juga memantau pembersihan kavling-kavling yang sempat dipasang sepihak oleh oknum KBIHU.

BACA JUGA:Timwas DPR Apresiasi Pelayanan Haji 2026, Langkah Perdana Kemenhaj yang Baik

"Yang jelas hari ini saya dan kawan-kawan meninjau pembersihan kavling-kavling yang dilakukan oleh KBIHU atau oknum tertentu. Kita memastikan jumlah tenda sesuai dengan kebutuhan, jadi tidak ada jamaah yang tidak memperoleh tenda, tempat tidur, dan tempat istirahat," kata Dahnil di Makkah, Sabtu (23/5/2026).

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah telah mencopot berbagai penanda dan atribut KBIHU yang dipasang tanpa izin di tenda-tenda Arafah.

Dahnil menegaskan penempatan jemaah sepenuhnya menjadi kewenangan PPIH Arab Saudi.

Dalam peninjauan itu, Wamenhaj juga mengecek kelaikan fasilitas kamar mandi dan toilet yang akan digunakan jemaah di Mina.

Setelahnya, Dahnil bersama rombongan berjalan kaki dari Markaz 12 -- lokasi tenda jemaah Indonesia yang paling jauh -- menuju area pelontaran jumrah (Jamarat). Jarak tempuh bolak-balik mencapai sekitar 7 kilometer.

BACA JUGA:Senin Pagi Bergerak ke Arafah, Kemenhaj Imbau Jemaah Siapkan Fisik dan Barang Ringan

Dahnil menjelaskan bahwa pergerakan di Mina sangat mengandalkan jalan kaki. Bagi jemaah yang mengambil nafar awal, total jarak yang ditempuh bisa mencapai 21 kilometer. Sementara bagi yang nafar tsani, jaraknya bertambah menjadi 28 kilometer.

"Makanya ada istilah hari Tarwiyah, yang maknanya merenung dan bersiap-siap. Gunakan waktu pada hari Sabtu dan Ahad ini untuk beristirahat secara fisik, karena nanti rangkaian di Arafah, Muzdalifah, dan Mina akan menguras tenaga yang cukup banyak," imbau Dahnil.

Ia berharap seluruh jemaah memanfaatkan sisa waktu sebelum bergerak ke Arafah untuk memulihkan stamina dan mempersiapkan diri lahir batin menghadapi puncak haji.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: