Buya Yahya Ungkap Keistimewaan Hari Arafah dan Dahsyatnya Ampunan Allah
Buya Yahya Jelaskan Keutamaan Puasa Arafah dan Kerinduan Umat Muslim untuk Wukuf-jcomp-magnific
Dalam ceramah tersebut, Buya Yahya juga menggambarkan suasana wukuf di Padang Arafah yang penuh haru dan kekhusyukan.
Menurutnya, menjelang sore hari para jamaah biasanya mencari tempat yang tenang untuk memanjatkan doa bersama keluarga maupun secara pribadi.
“Di Padang Arafah setiap orang larut dalam doa dan harapan kepada Allah SWT,” tuturnya.
Selain menjalankan puasa Arafah, Buya Yahya mengingatkan umat Islam untuk memperbanyak doa, zikir, takbir, tahmid, dan tahlil pada 10 hari pertama Zulhijah yang disebut sebagai hari-hari paling dicintai Allah SWT untuk beramal saleh.
Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebut tidak ada hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah untuk beramal selain 10 hari pertama Zulhijah.
BACA JUGA:Kapan Batas Potong Kuku Idul Adha 2026? Ini Hukumnya dari Buya Yahya
Karena itu, Buya Yahya mengajak umat Muslim memperbanyak bacaan seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Ilaaha Illallah, dan Allahu Akbar selama Hari Arafah.
“Hari Arafah bukan hanya tentang wukuf di Padang Arafah, tetapi juga waktu terbaik untuk memperbanyak doa dan memohon ampun kepada Allah SWT,” kata Buya Yahya.
Ceramah mengenai puasa Arafah tersebut ramai mendapat perhatian masyarakat karena mengingatkan kembali tentang besarnya ampunan Allah SWT serta pentingnya memanfaatkan momen istimewa di bulan Zulhijah dengan memperbanyak ibadah dan amal saleh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: