Pergerakan Jemaah Haji Indonesia ke Arafah Mulai Senin Pagi

Minggu 24-05-2026,13:27 WIB
Pergerakan Jemaah Haji Indonesia ke Arafah Mulai Senin Pagi

Jemaah haji Indonesia di Makkah menjalani rangkaian ibadah -MCH-

MAKKAH, DISWAY.ID– Satu hari menjelang puncak ibadah haji, petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan saat Wukuf di Arafah.

Suhu udara yang diperkirakan mencapai 47 derajat Celcius menjadi salah satu fokus utama kesiapan.

Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI, Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi, menyampaikan hal tersebut usai memimpin apel kesiapan petugas Arafah di Makkah, Sabtu (23/5/2026).

BACA JUGA:Dubes RI untuk Saudi Apresiasi Persiapan Puncak Haji 2026, Sistem Komando Terpadu Sangat Baik

“Pergerakan jemaah Indonesia dilakukan pada 8 Dzulhijjah atau Senin (25/5/2026) pukul 07.00 WAS. Jemaah bergerak dari hotel-hotel di seluruh Makkah menuju Arafah. Inilah salah satu titik krusialnya,” ujar Dendi.

Menurut Dendi, kepadatan lalu lintas menjadi tantangan terbesar karena jutaan jemaah dari berbagai negara bergerak menuju satu titik yang sama.

Selain itu, pengaturan penempatan di tenda serta pelayanan pasca-Wukuf juga menjadi perhatian serius, mengingat jumlah jemaah Indonesia mencapai 221.000 orang, dengan 203.000 di antaranya jemaah reguler.

Dendi menjelaskan bahwa pelayanan di Arafah akan dikoordinasikan oleh Satgas Arafah di bawah Satuan Operasi Armuzna.

BACA JUGA:Wamenhaj Tinjau Dapur RTE, Pastikan Distribusi Makanan Siap Santap ke Hotel Jemaah

Petugas Daerah Kerja Bandara akan mulai bergerak ke Arafah pada Minggu (24/5/2026) atau 7 Dzulhijjah agar semua fasilitas sudah siap ketika jemaah tiba keesokan harinya.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa fase Armuzna merupakan puncak sekaligus tolok ukur utama keberhasilan penyelenggaraan haji.

“Puncak dari haji adalah Armuzna. Jika Armuzna berjalan sesuai harapan, artinya kesuksesan sudah 80 persen,” ungkap Gus Irfan.

Dendi dan seluruh petugas diminta menjaga stamina serta memberikan pelayanan prima meski menghadapi cuaca ekstrem dan mobilitas massa yang sangat tinggi selama puncak haji.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: