Jaga Stabilitas Harga Kepokmas, Pemkab Bandung Barat Maksimalkan Gerakan Pangan Murah

Selasa 26-05-2026,07:41 WIB
Jaga Stabilitas Harga Kepokmas, Pemkab Bandung Barat Maksimalkan Gerakan Pangan Murah

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 2026-Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung Barat-

BANDUNG BARAT, DISWAY.ID -- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 2026.

Melalui program ini, disediakan beragam komoditas pangan, mulai dari beras premium, beras SPHP, daging sapi, daging ayam, telur, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, hingga sayuran seperti cabai keriting, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.

Produk olahan seperti sosis dan bakso juga turut dijual.

BACA JUGA:Pawai Persib Bandung Juara Super League Memakan Korban, 2 Warga Tewas dan Puluhan Taman Rusak


Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menegaskan bahwa GPM merupakan wujud kehadiran pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan pangan masyarakat aman menjelang hari raya.-Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung Barat-

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menegaskan bahwa GPM merupakan wujud kehadiran pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan pangan masyarakat aman menjelang hari raya.

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau, khususnya menjelang Iduladha yang biasanya diikuti kenaikan permintaan dan harga sejumlah komoditas,” ujarnya.

Asep menegaskan, program ini juga menjadi upaya mengendalikan inflasi daerah agar lonjakan harga pangan tidak membebani masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar. Pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan pangan agar tetap aman,” katanya.

BACA JUGA:Dinsos KBB Bersama Kemensos Salurkan Alat Bantu dan Modal Usaha bagi Puluhan PPKS

GPM kali ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, distributor, hingga pelaku usaha pangan untuk memperlancar distribusi ke masyarakat.

Sejumlah warga mengaku terbantu karena harga bapok (bahan pokok) di lokasi ini jauh lebih murah dibanding harga pasar, terutama di tengah melonjaknya kebutuhan menjelang Iduladha.

Pemerintah berharap program ini bisa berjalan berkelanjutan demi menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait