Ini yang Bikin Teknologi BYD DM Bisa Irit Hingga 65Km/L
BYD menghadirkan DM atau Dual Mode teknologi yang terbukti mampu menghasilkan efisiensi yang sangat tinggi hingga konsumsi BBM hingga 65km/l.-reza-
Selain itu, BYD juga telah mengadopsi 7 in 1, yang merupakan penyederhanaan sistem pada mesin dan efisien serta menghemat biaya harian mencapai 60 persen.
Booby menjelaskan bahwa dalam berkendara, sistem akan memprioritaskan penggunaan motor listrik sehingga mesih tidaklah bekerja seberan kendaraan hybrid pada umumnya.
BACA JUGA:Usung Filosofi G.A.S.S, Teknologi DM BYD Jawab Kebutuhan Mobilitas Hemat Energi dan Ramah Lingkungan
“Meskipun saat berkendara membutuhkan tenaga lebih, maka secara otomatis sistem akan mamastikan kinarja mesin tetap optimal baik dalam memasok tenaga hingga menjaga efisiensi bahan bakar,” tambahnya.
Pada tahun 2025, BYD mencatat penjualan global lebih dari 4,6 juta unit kendaraan energi baru, sekaligus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif dan pemimpin global dalam kendaraan listrik (EV) maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) melalui teknologi DM.
Bahkan hingga saat ini, kendaraan energi baru BYD telah hadir di lebih dari 121 negara dan wilayah di dunia, dengan total penjualan kendaraan energi baru secara global yang telah melampaui 16 juta unit.
Karakter penggunaan teknologi DM juga dirancang untuk dapat beradaptasi dengan berbagai pola perjalanan masyarakat Indonesia.
Dalam penggunaan di area perkotaan (inner-city), sistem akan lebih memprioritaskan penggunaan tenaga listrik untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih senyap, halus, dan efisien dalam kondisi lalu lintas harian.
Sementara itu, untuk perjalanan luar kota (out of town), sistem bekerja melalui kombinasi tenaga listrik dan mesin guna menjaga keseimbangan antara efisiensi energi dan keleluasaan perjalanan jarak jauh.
BACA JUGA:Ekspansi Jaringan Nasional BYD Perluas Akses Elektrifikasi di Seluruh Indonesia
Di sisi lain, pada penggunaan di wilayah dengan akses infrastruktur pengisian daya yang lebih terbatas atau karakter perjalanan yang lebih menantang (rural area), sistem tetap mampu menghadirkan fleksibilitas penggunaan melalui dukungan mesin untuk menjaga kenyamanan dan keberlanjutan perjalanan.
Dengan kondisi ini, membuat teknologi DM mampu menghadirkan pengalaman elektrifikasi yang lebih adaptif terhadap berbagai kebutuhan perjalanan di Indonesia.
Dalam salah satu pengujian internal, teknologi BYD DM mampu menghadirkan jarak tempuh hingga lebih dari 1.800 kilometer dalam kombinasi penggunaan listrik dan bahan bakar penuh.
Konsumsi bahan bakar mencapai 65 km/liter atau lebih dari 60 persen lebih efisien dibandingkan kendaraan keluarga bermesin bensin 1.500 cc yang umum digunakan di Indonesia.
Melalui teknologi Dual Mode, BYD menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi NEV yang lebih relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia saat ini, sekaligus mendukung percepatan transformasi menuju masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: