Teknologi DM Perkuat Kepemimpinan BYD dan DENZA di Pasar EV Tanah Air
Eagle Zhao selaku President Director PT BYD Motor Indonesia: Menjawab kebutuhan dan peningkatnya penerimaan masyarakat terhadap kendaraan energi, BYD melalui teknologi Dual Mode untuk kembali membuka babak baru pasar NEV di Indonesia.-dok disway-
JAKARTA, DISWAY.ID – Memperkuat pangsa pasar EV di Indonesia yang mencapai 40 persen, BYD dan DENZA mengusung teknologi DM atau Dual Mode.
Kehadiran dari teknologi DM ini seiring meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru di tengah semakin dinamis dan kompetitif.
Sedangkan perkembangan NEV Proses transformasi di Indonesia kini mulai bergerak menuju kebutuhan mobilitas yang lebih luas dan beragam, tidak hanya berfokus pada efisiensi energi, tetapi juga fleksibilitas penggunaan kendaraan dalam berbagai kondisi perjalanan sehari-hari.
Kehadiran dari BYD dan DENZA di Indonesia berhasil menempatkandiri sebagai salah satu pemimpin sektor NEV atau New Energy Vehicle di Indonesia.
BACA JUGA:Jawab Dinamika Mobilitas dan Transformasi Elektrifikasi Indonesia, BYD Hadirnya DM Technology
Sejak ambil bagian di pasar NEV Indonesia, BYD dan DENZA hingga April 2026 berhasil berkembang dengan angka yang positif dengan catatan penjualan 20.000 unit atau tumbuh sekitar 53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Bahkan BYD dan DENZA mampu menguasai sekitar 40 persen pangsa pasar EV nasional hanya dalam 2 tahun saja.
“Melihat kembali perjalanan di tahun 2024, BYD mengambil peran terdepan dalam mencatatkan sejarah baru perkembangan NEV di Indonesia melalui perluasan pasar kendaraan listrik dan peningkatan penerimaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru secara lebih massif,” papar Eagle Zhao selaku President Director PT BYD Motor Indonesia.
Pencapaian tersebut turut memperkuat kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan kualitas kendaraan listrik BYD.
Hingga saat ini, sekitar 90.000 kendaraan BYD telah berada di jalanan Indonesia, mencerminkan semakin tingginya penerimaan masyarakat sekaligus memperlihatkan percepatan transformasi NEV yang semakin kuat di tanah air.
BACA JUGA:BYD M6 DM Lebih Irit dari Sepeda Motor, Tembus 1 Liter Untuk 65 Km
Pertumbuhan ini menjadi bagian penting dalam sejarah transformasi kendaraan energi baru di Indonesia, menandai bagaimana kendaraan listrik kini semakin diterima luas dan mulai bergerak dari fase early adoption menuju pasar yang lebih matang dan masif.
Momentum pertumbuhan mulai berkembang pesat pada 2024 menuju pangsa pasar 5 persen, seiring hadirnya BYD di Indonesia dengan membawa tiga model EV unggulan sekaligus ke pasar nasional.
Tidak berselang lama, BYD kembali memperluas pasar EV melalui peluncuran BYD M6 yang menjadi salah satu model ikonik MPV listrik dan semakin mendekatkan kendaraan energi baru dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: