Tren EV Melejit 2026, Mobil BBM Mulai Terdesak di Indonesia

Tren EV Melejit 2026, Mobil BBM Mulai Terdesak di Indonesia

Lonjakan penjualan dan perubahan preferensi konsumen menandai babak baru industri otomotif nasional yang bergerak cepat menuju elektrifikasi-disway.id/Dody Suryawan-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Tren Electric Vehicle (EV) di Indonesia semakin tak terbendung pada 2026. 

Kendaraan listrik kini bukan lagi sekadar alternatif, melainkan mulai menjadi kekuatan utama yang menggeser dominasi mobil berbahan bakar minyak (BBM).

Lonjakan penjualan serta perubahan preferensi konsumen menjadi sinyal kuat bahwa industri otomotif nasional tengah memasuki era elektrifikasi. 

BACA JUGA:Penataan Ulang Utang Kereta Cepat Whoosh Rampung, Purbaya: Tunggu Pengumuman AHY

Kenaikan harga BBM nonsubsidi menjadi salah satu faktor utama yang mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik.

Di satu sisi,  selisih harga antara EV dan mobil konvensional semakin tipis.

Bahkan, sejumlah model sudah tersedia di kisaran Rp300 jutaan.

Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, mengatakan kenaikan harga energi dan semakin terjangkaunya kendaraan listrik menjadi pendorong utama percepatan adopsi EV di Indonesia.

"Kemajuan teknologi juga membuat jarak tempuh EV kini mampu mencapai hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian penuh,"ujar Setia, di Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

BACA JUGA:Kemenhub Siapkan Rute Alternatif Penerbangan Haji 2026, Jamin Perjalanan Jemaah Aman dan Lancar

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan perubahan signifikan. 

Pangsa pasar mobil berbasis mesin pembakaran turun drastis dari 99,6 persen pada 2021 menjadi sekitar 75 persen per Maret 2026. 

Sebaliknya, battery electric vehicle melonjak dari 0,1 persen menjadi 15,6 persen dan berpotensi menembus 20 persen hingga akhir tahun.

Penjualan EV pun melesat tajam. BEV tumbuh 96 persen menjadi 33.146 unit, jauh melampaui pertumbuhan industri otomotif nasional yang hanya sekitar 1,7 persen. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: