eSIM vs Roaming: Mana yang Lebih Hemat untuk Internet di Luar Negeri?
Ilustrasi eSim---Freepik
JAKARTA, DISWAY.ID - Banyak orang kembali dari liburan ke Jepang dengan kenangan indah dan tagihan data yang tidak begitu menyenangkan. Roaming Telkomsel seminggu di Tokyo dengan konsumsi 4 GB bisa menghasilkan tagihan sekitar Rp 480.000 hanya untuk data. Bukan angka yang bisa diabaikan, terutama kalau sudah keluar uang besar untuk tiket dan hotel.
Ada tiga pilihan untuk internet saat bepergian ke luar negeri: tetap pakai roaming dari operator Indonesia, beli paket eSIM dari provider internasional, atau beli kartu SIM lokal di negara tujuan. Ketiganya bekerja, tetapi biaya dan kenyamanannya jauh berbeda. Artikel ini membandingkan ketiganya dengan angka nyata untuk destinasi yang paling sering dikunjungi wisatawan Indonesia.
Berapa biaya roaming dari operator Indonesia?
Sebelum bicara alternatif, penting untuk tahu dulu berapa sebenarnya biaya yang dibayar saat mengaktifkan roaming dari kartu Indonesia.
Tabel berikut menunjukkan estimasi tarif data roaming dari Telkomsel untuk beberapa destinasi, berdasarkan tarif yang dipublikasikan per Mei 2026:
Estimasi berdasarkan tarif resmi Telkomsel, Mei 2026. Beberapa operator menawarkan paket roaming harian dengan kuota 500 MB — setelah habis, kecepatan turun drastis.
Paket harian dengan kuota 500 MB terlihat terjangkau di permukaan. Masalahnya, 500 MB habis dalam 2–3 jam penggunaan normal: Google Maps aktif selama 1,5 jam menghabiskan sekitar 150 MB, streaming 30 menit video menghabiskan sekitar 200 MB, dan WhatsApp dengan beberapa foto dan pesan suara sehari bisa menyentuh 100–200 MB. Setelah kuota habis, kecepatan turun ke 64–128 kbps, yang praktis tidak cukup untuk membuka Google Maps secara real-time.
Layanan seperti YESIM eSIM menawarkan paket data penuh untuk perjalanan ke destinasi yang sama dengan harga yang jauh lebih rendah per GB, dan aktif dalam hitungan menit lewat kode QR sebelum berangkat.
eSIM untuk luar negeri: cara kerja dan berapa biayanya
eSIM untuk perjalanan bekerja dengan cara yang berbeda dari roaming. Alih-alih menggunakan jaringan mitramu di luar negeri lewat perjanjian roaming yang mahal, eSIM menggunakan jaringan operator lokal negara tujuan langsung, dengan harga yang mendekati harga lokal.
Cara mendapatkannya sederhana: beli paket online, terima kode QR via email, dan scan kode itu dari pengaturan HP sebelum berangkat. HP mendukung Dual SIM, artinya kartu SIM Indonesia-mu tetap aktif untuk menerima panggilan dan SMS, sementara data internet berjalan melalui paket eSIM. Tidak ada yang perlu tahu bahwa kamu sedang pakai koneksi yang berbeda.
Keunggulan lain yang sering diabaikan: tidak ada biaya berlangganan bulanan. Kamu bayar hanya untuk paket yang kamu pakai, dan tidak ada komitmen jangka panjang. Cocok untuk pelancong yang frekuensi perjalanan internasionalnya tidak tentu.
Kisaran harga untuk destinasi populer:
Estimasi harga pasar, Mei 2026. Harga bervariasi antar penyedia.
Dibandingkan tarif roaming, penghematan untuk 5 GB berkisar antara 60% hingga 80% tergantung destinasi. Untuk perjalanan keluarga 4 orang, perbedaan ini bisa mencapai Rp 1–2 juta.
Tiga pilihan dibandingkan langsung
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: