Irjen Kemenhaj Ungkap 5 Indikator Keberhasilan Haji 2026, Evaluasi Besar Segera Digelar
Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI, Dendi Suryadi di Kantor Daker Madinah -MCH-
"Banyak jemaah, sebagian besar jemaah haji kita puas dengan pelayanan tahun ini, tapi jangan jumawa dan harus ditingkatkan," imbuhnya.
Dendi juga menanggapi masukan Komisi VIII DPR RI soal kondisi tenda di Mina yang menjadi sorotan publik.
BACA JUGA:Kadaker Madinah Pimpin Penyambutan Jemaah Gelombang Kedua, Sigap Atasi Hambatan
Ia menjelaskan persoalan tersebut sulit dilepaskan dari keterbatasan areal Mina yang harus menampung jutaan jemaah dari seluruh dunia.
“Memang salah satu titik krusialnya ada di Mina itu, karena daya tampung areal Mina itu sendiri terbatas,” katanya.
Pemerintah Indonesia akan terus mencari solusi bersama Pemerintah Arab Saudi untuk meningkatkan kenyamanan di lokasi tersebut.
Meski sejumlah indikator menunjukkan kemajuan, Dendi menegaskan penilaian akhir belum bisa dilakukan saat ini.
Seluruh indikator baru bisa dievaluasi secara utuh setelah operasional haji dnyatakan selesai dan seluruh jemaah Indonesia kembali ke Tanah Air.
“Nanti itu semua bisa dilihat begitu kita pulang ke sana selesai, dinyatakan tugas ini selesai, operasi kemanusiaan ini selesai, baru bisa kelihatan lima indikator tersebut,” tuturnya.
BACA JUGA:Evaluasi Haji 2026, Amirul Hajj Soroti Layanan Haji di Mina hingga Kualitas Hotel di Makkah
Evaluasi menyeluruh ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan haji Indonesia di tahun-tahun mendatang, sehingga jemaah semakin nyaman dan khusyuk menjalankan rukun Islam kelima.
Diketahui, Irjen dalam agendanya di Daker Madinah pada Rabu (10/6/2026), sangat padat.
Seusai apel pagi untuk memastikan kesiapan PPIH melayani jemaah di Kantor Daker Madinah, ia meninjau sektor.
Awalnya, peninjauan sektor dilakukan Irjen melalui apel di depan Hotel Manazel Al Rahma. Selanjutnya, ke klinik kesehatan KKHI dan Dapur Astoneast untuk memastikan kesiapan pelayanan kesehatan dan konsumsi jemaah haji gelombang kedua ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: