Tragis! Manusia Laba-Laba Yaman Tewas Terjatuh di Kawah Gunung Berapi Haradhat Damt
Sosok Pendaki Viral Yaman Al-Qa’qa’ bin Antar Tutup Usia Saat Menaklukkan Kawah Berbahaya-@24onlive-Instagram
JAKARTA, DISWAY.ID - Dunia maya tengah berduka setelah kabar meninggalnya pendaki ekstrem asal Yaman, Al-Qa’qa’ bin Antar, yang selama ini dikenal luas dengan julukan "Manusia Laba-Laba Yaman".
Sosok yang viral berkat aksi-aksi nekatnya menaklukkan tebing dan kawah tanpa alat pengaman itu dilaporkan meninggal dunia pada 12 Juni saat melakukan pendakian berbahaya di sebuah kawah gunung berapi.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di Kawah Haradhat Damt, sebuah kawah vulkanik raksasa yang berada di Provinsi Al Dhale, Yaman bagian selatan.
Saat itu, Al-Qa’qa’ bin Antar berusaha menuruni dan memanjat dinding kawah setinggi sekitar 120 meter tanpa menggunakan tali pengaman maupun perlengkapan keselamatan lainnya.
Aksi yang selama ini menjadi ciri khasnya berakhir tragis. Ia dilaporkan kehilangan kendali dan terjatuh ke dalam area berbahaya kawah.
Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut segera berupaya mencari bantuan, namun medan yang sulit membuat proses penyelamatan tidak dapat dilakukan dengan cepat.
Tim penyelamat akhirnya tidak berhasil menjangkaunya tepat waktu. Al-Qa’qa’ bin Antar dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat cedera serius yang dideritanya setelah terjatuh.
Sosok Pendaki yang Menjadi Fenomena Viral
Nama Al-Qa’qa’ bin Antar mulai dikenal luas dalam beberapa tahun terakhir berkat berbagai video pendakian ekstrem yang beredar di media sosial.
Ia kerap mendokumentasikan aksinya menuruni maupun memanjat dinding kawah gunung berapi tanpa perlengkapan keselamatan.
Keberaniannya membuat banyak orang terpukau sekaligus khawatir. Berbagai video yang memperlihatkan dirinya berdiri di tepi jurang atau memanjat tebing curam berhasil menarik perhatian jutaan pengguna internet.
Meski mendapat banyak pujian karena kemampuan fisiknya, sejumlah pihak sebelumnya telah mengingatkan risiko besar dari aksi tersebut.
Beberapa warga dan pengamat keselamatan menilai aktivitas yang dilakukan tanpa dukungan peralatan memadai berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
Banjir Ucapan Duka dari Penggemar
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: