Di Tengah Tantangan Industri, Kawan Lama Solution Dorong Operasional yang Lebih Terintegrasi
Kawan Lama Solution melihat bahwa efisiensi tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan melalui pendekatan end-to-end yang menghubungkan proses logistik, storage, quality control hingga produksi dalam satu ekosistem operasional.--Kawan Lama
JAKARTA, DISWAY.ID – Kementerian Perindustrian mencatat sektor manufaktur Indonesia masih menghadapi tekanan global yang berdampak pada utilisasi dan pertumbuhan industri.
Di sisi lain, biaya logistik nasional yang masih berada di atas 13% terhadap PDB juga menjadi tantangan besar dalam meningkatkan daya saing industri nasional.
Kondisi ini mendorong pemerintah terus mempercepat transformasi industri melalui implementasi Making Indonesia 4.0 dan digitalisasi operasional industri.
BACA JUGA:Staf Kepelatihan Timnas Indonesia Mulai Tersusun Rapi, John Herdman Boyong Kawan Lama
Sejalan dengan itu, penerapan industri hijau juga semakin menjadi fokus pemerintah.
Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa efisiensi penggunaan sumber daya dan penerapan operasional berkelanjutan menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing manufaktur Indonesia.
Bahkan, berbagai Standar Industri Hijau (SIH) terus diperluas ke berbagai sektor industri sebagai bagian dari percepatan sustainable manufacturing di Indonesia.
Di tengah kondisi tersebut, banyak pelaku industri mulai menyadari bahwa tantangan terbesar tidak hanya berasal dari faktor eksternal, tetapi juga dari operasional internal yang belum berjalan optimal.
BACA JUGA:Kawan Lama Solution Expo Cikarang 2025 Resmi Dibuka, Hadirkan Merek-merek Ternama Dunia
Mulai dari procurement, pengelolaan gudang, hingga proses produksi, kebutuhan akan sistem yang lebih terintegrasi kini semakin meningkat agar operasional dapat berjalan lebih cepat, presisi, dan efisien.
Kondisi ini mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap solusi industri yang tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga memastikan implementasinya relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Kawan Lama Solution melihat bahwa efisiensi tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan melalui pendekatan end-to-end yang menghubungkan proses logistik, storage, quality control hingga produksi dalam satu ekosistem operasional.
“Di tengah tekanan industri saat ini, efisiensi tidak lagi cukup dilakukan secara parsial. Pelaku industri membutuhkan sistem operasional yang saling terintegrasi agar proses procurement, logistik, hingga produksi dapat berjalan lebih cepat, presisi, dan adaptif terhadap perubahan. Karena itu, Kawan Lama Solution hadir tidak hanya sebagai penyedia produk, tetapi sebagai mitra solusi yang membantu industri menghadirkan operasional yang lebih efisien sekaligus relevan dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Hendrian Susanto, National Sales Operation General Manager
BACA JUGA:Temui Prabowo di Istana Jakarta, Wakil PM Malaysia: Kawan Lama Dari Masa Muda
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: