Massa yang Diamankan Eksekusi Eks Hotel Sultan Tembus Ratusan Orang

Kamis 18-06-2026,13:55 WIB
Massa yang Diamankan Eksekusi Eks Hotel Sultan Tembus Ratusan Orang

Polda Metro Jaya mengungkap jumlah massa yang diamankan eksekusi eks Hotel Sultan tembus ratusan orang.-rafi adhi-

JAKARTA, DISWAY.ID - Polda Metro Jaya mengungkap jumlah massa yang diamankan eksekusi eks Hotel Sultan tembus ratusan orang.

Hal ini disampaika oleh KaKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kedapa awak media saat melakukan pengamanan eksekusi Barang Milik Negara (BMN) Blok 15 di kawasan eks Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Kombes Budi menyampaikan jika massa yang diamankan terus bertambah seiring proses pengamanan dan pendataan yang dilakukan petugas di lapangan.

"Saat ini yang ditangkap 119 orang, di mana awalnya dari 69 dan tadi saya sampaikan akan bertambah," jelasnya kepada awak media, Kamis 18 Juni 2026.

BACA JUGA:Eksekusi Lahan Blok 15 Eks Hotel Sultan Ricuh, 29 Petugas Gabungan Terluka dan 69 Orang Diamankan

Adapun pelaksanaan eksekusi aset negara di Blok 15 eks Hotel Sultan dilakukan pada Kamis pagi dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan TNI-Polri. 

Sebanyak 3.161 personel diterjunkan guna memastikan seluruh tahapan eksekusi berjalan aman, damai, dan terkendali.

Menurutnya, kehadiran aparat bukan untuk melakukan tindakan represif, melainkan memastikan proses hukum yang telah memiliki dasar hukum tersebut dapat dilaksanakan dengan aman.

"Petugas yang hadir gunanya untuk memastikan bahwa proses pelaksanaan eksekusi ini berjalan aman, damai, dan dapat dikendalikan. Kehadiran petugas juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman terkait proses pelaksanaan eksekusi," ujarnya.

BACA JUGA:Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Puluhan Orang Ditangkap

Dijelaskannya, sebelum pelaksanaan penyitaan dan pengosongan area dilakukan, panitera terlebih dahulu membacakan penetapan penyitaan yang didampingi aparat TNI-Polri serta pihak-pihak terkait.

Selain itu, petugas telah melakukan berbagai upaya persuasif kepada masyarakat yang masih berada di lokasi objek eksekusi. 

Ruang negosiasi dan dialog juga telah diberikan sebelum tindakan lanjutan dilakukan.

Namun situasi kemudian memanas ketika sejumlah massa diduga melakukan pelemparan batu dan benda lainnya ke arah petugas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: