Ramai Boikot UI dan UGM karena Aksi BEM Mahasiswa, Ranking QS WUR Justru Melesat 200 Dunia
Aksi BEM UI di depan Gedung UOB 12 Juni 2026-Disway.id/Fajar Ilman-
JAKARTA, DISWAY.ID - Ada-ada saja netizen, ramai membahas boikot untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Indonesia atau UI dan Universitas Gadjah Mada atau UGM.
Sebagian netizen bersuara membahas boikot masuk UI dan UGM.
Padahal, untuk masuk UI dan UGM bukan sebuah pilihan tetapi sebuah kompetisi persaingan ketat se-Indonesia.
BACA JUGA:Dekan FISIP Unas Buru Oknum Pencatut Nama dan Atribut Kampus yang Ikutan BEM Bersatu
Untuk masuk UI dan UGM saja, setiap calon mahasiswa harus bersaing melalui sejumlah jalur seperti Seleksi Nasional Berbasis Prestasi atau SNBP, Seleksi Nasional Berbasis Tes atau SNBT, dan juga Seleksi Mandiri dan sejumlah jalur lainnya seperti beasiswa atau prestasi.
Sehingga, sejumlah netizen yang bersuara ingin boikot UI dan UGM gara-gara bersuara atau menyuarakan aspirasi rakyat dengan berunjuk rasa menuntut pemerintah melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) akhir-akhir ini, dinilai tidak logis.
“Boikot UI dan UGM, kualitas mahasiswanya begitu, standar kampus jadi rendah,” tulis salah satu netizen.
“Gak mau masuk UI dan UGM, mahasiswanya gak ada adab,” tulis yang lain.
Hal ini mendapat kritik dari netizen lainnya yang justru menegaskan UI dan UGM bukan kampus yang memang untuk dipilih melainkan harus berkompetisi.
“Emang anak kalian mampu masuk UI dan UGM?” tulis netizen lain.
“Sebelum boikot, UI dan UGM udah boikot duluan kali,” tulis yang lain.
“Sadat dulu nilai SNBT dan SNBP kalian,” tulis yang lain lagi.
BACA JUGA:KERAS! BEM SI Tolak Kenaikan Harga Pertamax: Wakili Suara Rakyat, Bukan Antek-Antek Asing
Ranking Dunia Melesat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: