Kadaker Madinah Lepas Kloter 15 LOP, Jemaah Gelombang II Dipuji Tertib
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah 2026, DR. Khalilurrahman melepas jemaah haji Indonesia ke Bandara AMAA-MCH-
MADINAH, DISWAY.ID– Proses kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua terus berjalan lancar. Kloter 15 LOP dari Sektor 5 Madinah diberangkatkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) pada Sabtu (20/6/2026) pagi.
Pelepasan dilakukan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan dihadiri langsung oleh Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah 2026, DR. Khalilurrahman.
Menurut Khalilurrahman, seluruh jemaah telah mendapatkan pelayanan optimal selama di Madinah, mulai dari konsumsi, transportasi, hingga akomodasi. Yang terpenting, mereka semua telah menyelesaikan ziarah wajib.
BACA JUGA:62 Persen Jemaah Haji Sudah Pulang ke Tanah Air, Maria Assegaff: Saatnya Menebar Manfaat
“Yang paling penting adalah mereka semua telah berziarah ke Raudhah Asy-Syarif dan juga berziarah ke makam Baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,” ujarnya kepada Media Center Haji usai pelepasan.
Kadaker Madinah memberikan apresiasi tinggi terhadap kedisiplinan jemaah gelombang kedua.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, jemaah dinilai sangat tertib saat berziarah ke Raudhah serta patuh mengikuti arahan petugas kloter, sektor, dan Seksus Nabawi.
“Alhamdulillah gelombang kedua ini luar biasa. Jemaah sudah melakukan kunjungan ke Raudhah dengan tertib, rapi, terkoordinir, dan tidak berdesak-desakan,” ungkapnya.
Kedisiplinan juga terlihat jelas menjelang kepulangan. Jemaah patuh terhadap aturan barang bawaan sesuai ketentuan maskapai penerbangan.
BACA JUGA:Kadaker Madinah Pastikan Semua Jemaah Gelombang II Dapat Akses Masuk Raudhah
Menyikapi cuaca panas di Madinah, Khalilurrahman mengimbau jemaah yang masih berada di sana untuk lebih mengutamakan kesehatan daripada memaksakan ibadah berlebihan.
“Terutama jemaah lansia dan penyandang disabilitas, jangan memaksakan diri shalat di Masjid Nabawi jika kondisi fisik tidak memungkinkan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar jemaah selalu membawa alat pelindung diri seperti payung, masker, kacamata, dan air minum yang cukup.
Untuk barang bawaan, penimbangan koper akan dilakukan dua hari sebelum keberangkatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: