Fokus Peran Perempuan Hadapi Perubahan Iklim, Duo Mahasiswi Universitas Pertamina Juarai PSNMHII 2026

Senin 22-06-2026,23:15 WIB
Fokus Peran Perempuan Hadapi Perubahan Iklim, Duo Mahasiswi Universitas Pertamina Juarai PSNMHII 2026

Dua mahasiswi Universitas Pertamina Zeffanya Tessalonika Manoppo dan Paskarina Alfalahsea, berhasil menyabet gelar Juara I kategori Chamber Policy Brief pada ajang PSNMHII ke-38 Tahun 2026. --istimewa

"Kami menargetkan sedikitnya 40 persen keterlibatan perempuan dalam struktur pengambilan keputusan pada proyek restorasi pesisir. Harapannya, perempuan memiliki ruang yang lebih besar untuk berkontribusi dalam menentukan arah pembangunan yang tangguh terhadap krisis iklim," kata Paskarina. 

Angka 40 persen bukanlah sekadar target, melainkan komitmen untuk menciptakan tata kelola yang lebih adil dan representatif.

Prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. techn. Djoko Triyono, M.Si.

Menurutnya, capaian ini merupakan bukti bahwa mahasiswa UPER memiliki kualitas berpikir kritis dan kemampuan merumuskan solusi berbasis riset yang aplikatif. 

"Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Pertamina tidak hanya mampu mengidentifikasi persoalan global, tetapi juga menghadirkan solusi berbasis riset yang inovatif dan aplikatif. Universitas Pertamina akan terus mendorong lahirnya gagasan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Djoko dengan penuh kebanggaan.

BACA JUGA:Intip Keandalan Pasokan Energi di NTT, Pertamina Pastikan Distribusi BBM Berjalan Lancar

PSNMHII ke-38 ini menjadi panggung bagi generasi muda untuk menunjukkan bahwa mereka bukanlah penonton pasif dalam persoalan global.

Zeffanya dan Paskarina telah membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional dengan gagasan yang tidak hanya cemerlang secara akademis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Kemenangan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan menghadirkan solusi bagi permasalahan dunia.

Dengan keberhasilan ini, nama Universitas Pertamina semakin terukir sebagai institusi yang mencetak pemimpin masa depan yang peka terhadap isu-isu strategis global.

Zeffanya dan Paskarina telah menorehkan sejarah bagi almamater mereka, sekaligus membuka jalan bagi diskusi yang lebih serius tentang pentingnya perspektif gender dalam kebijakan perubahan iklim di Indonesia dan kawasan Pasifik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait