Danone Indonesia Ajak Pelaku Usaha Melek pada Dampak Sosial dan Lingkungan

Selasa 30-06-2026,18:56 WIB
Danone Indonesia Ajak Pelaku Usaha Melek pada Dampak Sosial dan Lingkungan

Forum bertajuk “From Purpose to Impact: Advancing B Corp for Indonesia’s Sustainable Future”, para petinggi pemerintah, akademisi, hingga pelaku usaha berkumpul untuk satu tujuan.-Dok. Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Di tengah bayang-bayang perubahan iklim dan kesenjangan sosial, dunia bisnis kini dituntut tidak hanya fokus mengejar profit, tetapi juga harus memikirkan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Semangat inilah yang digaungkan dalam acara Site Visit Asia B Corp Summit 2026 yang digelar oleh Danone Indonesia bersama B Lab dan B Market Builder (BMB) South East Asia di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Lewat forum bertajuk “From Purpose to Impact: Advancing B Corp for Indonesia’s Sustainable Future”, para petinggi pemerintah, akademisi, hingga pelaku usaha berkumpul untuk satu tujuan: menjadikan bisnis sebagai kekuatan untuk kebaikan (business as a force for good).

BACA JUGA:BGS Ungkap Kunci Turunkan Stunting Lewat Program MBG

"Menjadi B Corp berarti memastikan bahwa setiap keputusan bisnis yang kami ambil memberikan manfaat tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Laurent Boissier, CEO Danone Indonesia.

Sertifikasi B Corp sendiri merupakan pengakuan global tertinggi bagi perusahaan yang sukses menerapkan standar ketat dalam hal tata kelola, kesejahteraan karyawan, kelestarian lingkungan, hingga dampak sosial ke konsumen.

Prof. Christopher Marquis dari University of Cambridge menyebut bahwa gerakan B Corp adalah inisiatif bisnis paling berdampak di dunia saat ini.

Menurutnya, sistem ini menyediakan alat ukur (B Impact Assessment) yang membantu perusahaan saling terhubung dan bertumbuh bersama demi dampak yang lebih besar.

BACA JUGA:Riwayat Pendidikan Fathimah Azzahra, Jebolan SMAN 3 Depok Kini Wakil Ketua BEM UI, Kritik MBG untuk Stunting

Hal senada disampaikan oleh Pungkas Bahjuri Ali dari Kementerian PPN/Bappenas. Ia menegaskan bahwa target Indonesia Emas 2045 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) hanya bisa dicapai jika semua pihak bergerak searah. Bisnis tidak boleh lagi berjalan sendiri tanpa memikirkan kualitas hidup manusia di sekitarnya.

Sebagai perusahaan FMCG pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi B Corp sejak 2018 (dengan skor tinggi 98,6), Danone Indonesia membuktikan bahwa bisnis berkelanjutan bisa menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat lewat tiga pilar utama.

Pertama, melalui riset berbasis sains, Danone fokus menyediakan produk nutrisi untuk mencegah stunting, mengedukasi gizi seimbang lewat kampanye "Isi Piringku", serta mendampingi kesehatan ibu dan anak pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK).

Kedua, tidak sekadar mengambil air, Danone aktif melakukan penanaman kembali hutan, menghemat energi, hingga menggalakkan gerakan #BijakBerplastik demi membangun ekosistem daur ulang sampah kemasan yang mandiri.

BACA JUGA:Stop Gimmick Stunting! Ada Selisih Anggaran MBG Rp201 Triliun untuk Siapa, Bancakan Kata CELIOS

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait