Pasar Masih Dibayangi MSCI, IHSG Merosot Turun di Penutupan Sesi I
IHSG menutup sesi I perdagangannya dengan terkoreksi sebanyak 82,54 poin, atau setara dengan 1,35 persen ke level 6.034,15, Selasa, 23 Juni 2026-Disway.id/Bianca Khairunnisa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah dibuka dengan melemah 18,23 poin atau sebesar 0,30 persen ke level 6.100,91 pembukaan perdagangan Selasa (23/06) pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini kembali terpuruk di penutupan Sesi I.
Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG menutup sesi I perdagangannya dengan terkoreksi sebanyak 82,54 poin, atau setara dengan 1,35 persen ke level 6.034,15.
BACA JUGA:IHSG Belum Sepenuhnya Bangkit, 45 Saham Babak Belur saat Penutupan
Di sisi lain, pelemahan serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut turun mendekati penutupan. Dalam hal ini, Indeks LQ45 terkoreksi sebanyak 2,80 poin, atau turun sebesar 0,47 persen ke level 596,40.
Pasar Tunggu Klasifikasi MSCI
Di sisi lain, Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada menuturkan bahwa terkini, para investor sendiri masih memilih untuk bersikap wait and see terhadap penetapan market classification (klasifikasi pasar) Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).
"Sentimen negatif disebabkan oleh investor yang bersikap wait and see terhadap penetapan market classification (klasifikasi pasar) Indonesia oleh MSCI dan kecemasan akan akumulasi sentimen global," jelas Priyambada kepada Disway, pada Selasa, 23 Juni 2026.
Di sisi lain, data PT Reliance Sekuritas Indonesia juga menunjukkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish, masih di atas MA20, indikator Stochastic dead cross.
Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada Selasa (23/06) ini diperkirakan akan mengalami pelemahan.
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,053 dan resistance pada level 6,221 dengan kecenderungan melemah," ujar Priyambada.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: