Prabowo: Hati-Hati Lho, Saya Tahu yang Bayar-Bayar Demo, Gue Tahu Itu!

Rabu 24-06-2026,17:43 WIB
Prabowo: Hati-Hati Lho, Saya Tahu yang Bayar-Bayar Demo, Gue Tahu Itu!

Dengan nada tegas disertai bumbu gimmick bercanda khasnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku sudah mengantongi siapa-siapa yang berada di balik aksi unjuk rasa belakangan ini. -Sekretariat Presiden-

JAKARTA, DISWAY.ID - Dengan nada tegas disertai bumbu gimmick bercanda khasnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku sudah mengantongi siapa-siapa yang berada di balik aksi unjuk rasa belakangan ini. 

Ia mengancam siapa saja karena dirinya tahu siapa yang menggerakkan demo.

Ia menegaskan aksi itu didanai oleh sekelompok pihak. 

BACA JUGA:Prabowo Klaim Tahu Dalang Demo: Ada Peserta Aksi Dibayar Rp200 Ribu

Menurutnya, sebagian peserta aksi bahkan tidak memahami isu yang mereka suarakan karena hanya ikut atas dasar bayaran.

"Saudara-saudara sekalian... hati-hati lho, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu,” ujarnya.

BACA JUGA:Strategi Polisi Tangkap Taufik Hidayat Usai Jadi DPO di Bandung, Pantau Lewat Transaksi Belanja

Prabowo menilai apa yang disampaikan para pengunjuk rasa juga tidak mengerti isi dan tujuan substansi demo. 

“Tapi nggak apa-apa, yang pada mau demo. ditanya anak-anak demo nggak ngerti. Mau demo apa ya. hmm... kami dibayar Rp200.000 gitu ya. Tapi ada. Saya nggak mengerti," kata Prabowo di acara Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026.

Prabowo juga mengkritik pihak-pihak yang menurutnya hidup mewah dengan memanfaatkan uang rakyat.

BACA JUGA:Ketua BEM FH UBK RESMI Dinonaktifkan Usai Mengaku Terima Uang Suap Jelang Aksi di Istana Negara

Eks Menteri Pertahanan ini mengakui pihak-pihak tersebut tak menyukai dirinya.

"Sok-sok kaya, sok banyak duit, padahal duitnya nyolong dari rakyat. Saya sudah lama jadi orang Indonesia, gue kenal itu semua itu saudara-saudara. Mereka enggak suka sama Prabowo karena Prabowo ngerti," ujarnya.

Prabowo mengatakan, kritik tetap diperlukan. Namun, sebaiknya disampaikan secara konstruktif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait