Persija Dikontrak Adidas, Kesit: Nggak Menjamin Klub Bebas Masalah Keuangan
Pengamat sepak bola, Kesit Budi Handoyo merespon masuknya sejumlah brand terbesar di dunia menjalin kerja sama dengan klub Super League. -Dok. Persija-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Pengamat sepak bola, Kesit Budi Handoyo merespon masuknya brand besar seperti Adidas yang kini menjalin kerja sama dengan klub Super League, yakni Persija Jakarta.
Adidas resmi mengontrak Persija sebagai sponsor utama apparel yang akan mulai pada musim depan 2026/2027. Usut punya usut, kerja sama tersebut akan berlangsung selama lima tahun ke depan.
Kesit menyebut, kesepakatan antara Macan Kemayoran dengan perusahaan asal Jerman tersebut karena Persija di atas kertas punya basis suporter terbesar di antara tim-tim lainnya.
BACA JUGA:Wali Kota Bandung Yakin Persib Tetap Dominan di Liga 1, Singgung Ancaman Persebaya dan Persija
Kesit juga melihat sejarah kemenangan Persija di Liga Indonesia. Klub yang akan dilatih oleh Shin Tae-yong mulai musim depan itu menjadi klub tersohor di Tanah Air dengan koleksi 11 trofi.
"Ya tentunya selain basis massa (suporter) yang besar, tentunya diiringi juga dengan pencapaian mereka dalam persaingan di liga," kata Kesit saat dihubungi Disway pada Rabu, 24 Juni 2026.
Kerja sama Adidas dan Persija dinilai akan menjadi pintu besar bagi brand-brand besar Internasional agar bisa menjajaki industri sepakbola Indonesia yang semakin baik.
Khususnya bagi Persija sendiri, dana segar dari Adidas dapat memacu para pemain semakin terobsesi meraih gelar juara Liga maupun kompetisi bergengsi lainnya di Asia.
BACA JUGA:Persija Amankan Masa Depan Rayhan Hannan, Prapanca: Performanya Sangat Terukur
Hanya saja Kesit menekankan, Rizky Ridho dan kawan-kawan wajib menjaga kepercayaan yang diberikan Adidas kepada pihak klub.
Pasalnya, para pemain juga mempunyai tanggung jawab yang besar untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan bagi brand.
"Artinya, pemain juga punya tanggung jawab yang besar ya untuk menjaga citra dari brand yang mensponsori klubnya, brand yang apparelnya digunakan oleh pemain, gitu," tekannya.
Lebih lanjut, Kesit menyampaikan bahwa suntikan dana yang diterima manajemen menjadi salah satu solusi pemangkasan anggaran untuk biaya pembuatan baju.
BACA JUGA:Persija Jakarta Cuci Gudang Demi Bentuk Tim Juara, 10 Pemain Dilepas, Siapa Saja?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: