Cegah Mafia Tanah Normalisasi Ciliwung, Pramono Dirikan Posko Aduan di Cawang
Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah mempercepat pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Ciliwung di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur.-Disway/Cahyono-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendirikan posko aduan untuk mencegah praktik mafia tanah pada pembebasan lahan proyek normalisasi Kali Ciliwung segmen Cawang, Jakarta Timur.
Pramono mengatakan, warga yang tanahnya pembebasan lahan dapat datang langsung ke posko terkait administrasi.
BACA JUGA:Makna Logo dan Tema Hari Anak Nasional 23 Juli 2026 Peringatan ke-42, Resmi dari KemenPPPA
Pramono menyarankan, warga agar mengurus sendiri segala bentuk administrasi tanpa melalui perantara untuk menghindari adanya praktik mafia tanah.
"Sekarang masyarakat bisa langsung datang ke posko dan akan dibantu sepenuhnya oleh BPN maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air," kata Pramono di Cawang, Jakarta Timur dikutip Minggu, 12 Juli 2026.
Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah mempercepat pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Ciliwung di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur.
BACA JUGA:Hasil Moto3 Jerman 2026: Veda Pratama Finish P8, Brian Uriarte 'Asap' Quiles di Lap Akhir
Adapun program normalisasi Kali Ciliwung untuk pengendalian banjir di Jakarta sempat terhenti selama beberapa tahun.
Proyek normalisasi pun kembali dilanjutkan di era kepemimpinan Pramono.
Pramono mengungkapkan percepatan pembebasan lahan di Kelurahan Cawang menjadi langkah strategis untuk melanjutkan pembangunan tanggul sekaligus memperkuat upaya pengendalian banjir.
Dari 33,69 km rencana tanggul yang akan dibangun, masih diperlukan 16,55 km untuk dibebaskan.
“Alhamdulillah, di RW03 Kelurahan Cawang ini dari target 170 bidang, telah selesai 62 bidang," kata Pramono.
BACA JUGA:Prabowo: Kalau Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain, Tidak Ada yang Melarang!
Pramono menargetkan, seluruh proses pembebasan dapat diselesaikan hingga akhir tahun ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: