BBM Bersubsidi Langka, Pemprov Kalbar dan Pertamina Gerak Cepat Pastikan Pasokan Aman

Selasa 23-06-2026,18:00 WIB
Reporter: Tri Broto |
BBM Bersubsidi Langka, Pemprov Kalbar dan Pertamina Gerak Cepat Pastikan Pasokan Aman

Gubernur Kalbar Ria Rosan bersama jajarannya berpose bersama Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat, Selasa 23 Juni 2026, usai membahas kesulitan warga Sungai Laur salam memperoleh pasokan BBM bersubsidi.-dok. Pemprov Kalbar-

PONTIANAK, DISWAY.ID– Keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, akhirnya mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, langsung turun tangan memastikan distribusi BBM kembali normal demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Aspirasi warga disampaikan secara langsung oleh perwakilan organisasi masyarakat dalam pertemuan di ruang kerja gubernur pada Selasa, 23 Juni 2026. Dalam forum tersebut, hadir pula jajaran pemerintah daerah serta perwakilan Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat.

Pertemuan itu diikuti Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, sejumlah kepala OPD terkait, serta Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalbar, Widhi Tri Adhi Hidayat.

BACA JUGA:Batas Belanja Pegawai 30 Persen, Gubernur Kalbar Usul Gaji PPPK Ditanggung APBN

Dalam dialog tersebut, masyarakat Sungai Laur mengungkapkan kondisi sulitnya memperoleh BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar. Keterbatasan pasokan disebut telah berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, mobilitas, hingga pelayanan masyarakat.

Bagi warga di wilayah tersebut, BBM bukan sekadar kebutuhan transportasi, melainkan penopang utama berbagai sektor, mulai dari pertanian, perdagangan, hingga jasa angkutan.

Kondisi ini, jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan memicu perlambatan ekonomi lokal, kenaikan biaya distribusi barang, hingga menurunnya daya beli masyarakat.

Menanggapi keluhan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bergerak cepat dengan melakukan koordinasi intensif bersama pihak Pertamina.

Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

BACA JUGA:Ria Norsan Serukan Generasi Muda Jadi Penjaga Identitas Bangsa di Era Digital

"Permasalahan ini telah kami tindak lanjuti melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan bersama Dinas ESDM dengan berkoordinasi langsung kepada Pertamina. Alhamdulillah, Pertamina siap segera menyalurkan BBM bersubsidi. Insya Allah paling lambat hari Jumat sudah mulai disuplai, bahkan jika memungkinkan dapat dilakukan lebih cepat," ujarnya.

Langkah cepat ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas kebutuhan energi masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur distribusi.

Hasil koordinasi tersebut membuahkan komitmen dari Pertamina untuk segera menyalurkan BBM bersubsidi ke Sungai Laur dalam waktu dekat. Hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan.

Menurut Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalbar, Widhi Tri Adhi Hidayat, saat ini Kecamatan Sungai Laur hanya memiliki satu SPBU yang masih dalam tahap evaluasi operasional dan administrasi. Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab terhambatnya distribusi BBM subsidi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait