Di Sekolah Khusus, Kepala PPATK Beberkan Hal Penting yang Tak Boleh Diabaikan dalam Program MBG

Jumat 17-07-2026,16:35 WIB
Di Sekolah Khusus, Kepala PPATK Beberkan Hal Penting yang Tak Boleh Diabaikan dalam Program MBG

Ivan Yustiavandana, meninjau langsung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis CSR Swasta oleh Grab–OVO dan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) melalui kunjungan ke Sekolah Khusus Negeri 01 Balaraja, Kabupaten Tangerang. --istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menegaskan bahwa tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penegasan itu disampaikan saat meninjau implementasi Program MBG berbasis CSR swasta di Sekolah Khusus Negeri 01 Balaraja, Kabupaten Tangerang, yang melayani anak-anak berkebutuhan khusus.

Ivan Yustiavandana, meninjau langsung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis CSR Swasta oleh Grab–OVO dan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) melalui kunjungan ke Sekolah Khusus Negeri 01 Balaraja, Kabupaten Tangerang. 

BACA JUGA:Sukseskan Program MBG, Presiden Instruksikan Seluruh Kementerian dan Lembaga Dukung BGN

Ivan mengatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat GERNAS MULIA yang menempatkan kepedulian terhadap sesama sebagai salah satu bentuk nyata bela negara.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari semangat GERNAS MULIA dalam peringatan 24 tahun GERNAS APU PPT, yang mengajak kita semua untuk memuliakan sesama sebagai bentuk bela negara yang paling hakiki, sejalan dengan Asta Cita Presiden. Program sosial yang melibatkan banyak pemangku kepentingan harus didukung tata kelola yang baik agar manfaatnya tepat sasaran, aman, dan transparan,” kata Kepala PPATK.

Ia juga menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dapat membantu seluruh pihak untuk memperkuat pencatatan, pemantauan operasional, dan proses evaluasi program. 

BACA JUGA:Presiden Beri Waktu Satu Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG, Ini Harapannya

Pemanfaatan teknologi juga sangat berperan untuk mendukung transparansi proses, memperkuat pemantauan operasional, serta membantu pengelola menjaga kualitas pelaksanaan program sejak makanan diproduksi oleh mitra UMKM hingga diterima oleh para siswa.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan program bagi anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk penerapan tata kelola, pencatatan, mekanisme pemantauan, serta upaya para pengelola dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan sejak proses produksi oleh mitra UMKM hingga diterima oleh para siswa.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kolaborasi Grab–OVO bersama PPATK dalam semangat mendukung GERNAS Mulia pada peringatan 24 tahun Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme atau GERNAS APU-PPT, yang mengajak seluruh pemangku kepentingan memuliakan sesama sebagai bentuk bela negara yang paling hakiki, sejalan dengan Asta Cita Presiden. 

BACA JUGA:Pemerintah Beri Tenggat Sebulan Benahi Pelaksanaan MBG

Sebagai salah satu mitra PPATK, Grab–OVO menghadirkan Program MBG CSR swasta sebagai bentuk dukungan sektor swasta bagi pemenuhan gizi anak-anak berkebutuhan khusus, sekaligus menunjukkan bagaimana pemanfaatan teknologi dapat memperkuat tata kelola, keamanan pangan, dan akuntabilitas program.

Pada kesempatan tersebut, Kepala PPATK turut menyerahkan bantuan fasilitas pendukung pembelajaran bagi sekolah berupa perlengkapan belajar sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar anak-anak di Sekolah Khusus Negeri 01 Kabupaten Tangerang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: