Kemenhut Gandeng Warga Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Minggu 26-07-2026,14:33 WIB
Reporter: Hariri |
Kemenhut Gandeng Warga Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

patroli rutin, deteksi dini, serta memperkuat kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah daerah.-ist-

BONE – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang puncak musim kemarau.

Langkah ini dilakukan melalui patroli rutin, deteksi dini, serta memperkuat kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah daerah.

Salah satu kegiatan pencegahan dilakukan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Cani Sirenreng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/7).

BACA JUGA:Menhut Gandeng Masyarakat Dorong Rehabilitasi Ekosistem Mangrove

Patroli melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP).

Tim patroli menyisir wilayah yang berpotensi rawan kebakaran di Dusun Maningo, Desa Tellu Boccoe, Kecamatan Ponre.

Selain memantau kondisi hutan, petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat agar lebih siap menghadapi ancaman karhutla.

Upaya ini sejalan dengan arahan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang menekankan pentingnya perlindungan kawasan hutan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Pencegahan karhutla menjadi salah satu prioritas untuk menjaga kelestarian hutan Indonesia.

Selain melindungi ekosistem, pengendalian karhutla juga menjadi bagian dari target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Melalui patroli, deteksi dini, sistem peringatan awal, serta pemberdayaan Masyarakat Peduli Api, pemerintah berupaya mengurangi risiko kebakaran sekaligus menekan emisi gas rumah kaca.

BACA JUGA:Dari Sibolangit ke Jambi, Wamenhut Lepasliarkan Empat Orangutan Sumatera Kembali ke Alam

Kepala Bidang KSDA Wilayah II BBKSDA Sulawesi Selatan, Mustari Tepu, mengatakan keberhasilan pencegahan karhutla sangat bergantung pada sinergi semua pihak.

“Patroli ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat kerja sama di lapangan. Peran MPA, MMP, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar potensi kebakaran dapat dideteksi lebih awal dan segera ditangani,” kata Mustari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait