Menebak Nasib Harga Emas, The Fed Bikin Investor Deg-Degan
Nasib harga emas kembali menjadi sorotan setelah pasar dibuat waswas menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed).--dok. Antam
JAKARTA, DISWAY.ID - Nasib harga emas kembali menjadi sorotan setelah pasar dibuat waswas menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed).
Ketidakpastian arah kebijakan moneter memicu tekanan di pasar logam mulia, membuat harga emas dunia berbalik melemah, sementara harga emas Antam juga ikut terkoreksi Rp9.000 per gram pada perdagangan Selasa, 28 Juli.
Dilansir dari data Trading Economics, harga emas terpantau kembali merosot hingga sebesar 24.25 poin, atau setara dengan 0.60 persen ke kisaran USD 4048.53, dari harga sebelumnya yang berjumlah sebesar USD 4102.71.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Bangkit Usai Anjlok, Investor Menanti Data Inflasi AS dan Sinyal The Fed
"Harga emas spot turun 0,60 persen menjadi USD 4048.53 per ons, disusul dengan penurunan harga perak sebesar 2.16 persen ke posisi USD 57.144," tulis data tersebut, pada Selasa 28 Juli 2026.
Dalam data tersebut, disebutkan bahwa pelemahan ini telah mengembalikan keuntungan sesi sebelumnya di tengah kekhawatiran yang terus ada bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga minggu ini
"Pasar saat ini memperkirakan kemungkinan lebih dari sepertiga untuk kenaikan suku bunga Fed pada hari Rabu, tingkat ketidakpastian yang tidak biasa mendekati pertemuan Fed dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya," tulis Trading Economics.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Bertahan, Pasar Cermati Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed
Kendati begitu, data tersebut juga menyebutkan bahwa emas juga mengalami tekanan dari eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah, walaupun Presiden Donald Trump mengatakan bahwa AS akan terlibat dalam "perbincangan baik" dengan Iran.
"Namun, Trump memperingatkan bahwa AS siap untuk melanjutkan serangan terhadap Republik Islam jika negosiasi gagal," tulis Trading Economics.
Di sisi lain, harga emas hasil produksi PT Aneka Tambang Tbk, atau yang biasa dikenal sebagai emas Antam, kini kembali menurun tipis di Selasa 28 Juli 2026 ini.
Laporan logammulia.com, harga emas Antam 24 karat terpantau menguat sebanyak Rp 9.000 ke posisi Rp Rp 2.613.000 per gram, dari posisi sebelumnya yang berjumlah Rp 2.622.000 per-gram.
Tidak hanya itu, hal serupa pun juga turut terjadi kepada harga penjualan kembali emas dalam bentuk batangan, kepingan, hingga perhiasan, atau yang lebih dikenal sebagai harga buyback emas, yang ikut menurun sebanyak Rp 9.000 ke kisaran Rp 2.361.000, dari angka sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp 2.370.000.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: