LPKR Cetak Laba Rp385 Miliar, John Riady Ungkap Strategi Bisnis Hunian

Senin 03-08-2026,19:57 WIB
LPKR Cetak Laba Rp385 Miliar, John Riady Ungkap Strategi Bisnis Hunian

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat kinerja positif pada Semester I 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp385 miliar, ditopang oleh kinerja bisnis real estate yang mencatat pra penjualan mencapai Rp3,70 triliun.--LPKR

JAKARTA, DISWAY.ID - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat kinerja positif pada Semester I 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp385 miliar, ditopang oleh kinerja bisnis real estate yang mencatat pra penjualan mencapai Rp3,70 triliun.

Capaian pra penjualan tersebut setara dengan 62 persen dari target sepanjang 2026, dengan hunian tapak menjadi kontributor terbesar yang menyumbang 79 persen dari total pra penjualan.

LPKR berhasil membukukan pra penjualan sebesar Rp3,70 triliun, pendapatan mencapai Rp3,61 triliun, dan EBITDA sebesar Rp754 miliar, meningkat 20% dibandingkan Rp627 miliar pada Semester I 2025.

BACA JUGA:Agenda Keberlanjutan 2030: LPKR Targetkan Alihkan 3.000 Ton Limbah dari TPA

Laba bersih tercatat sebesar Rp385 miliar dan LPKR memiliki posisi kas sebesar Rp1,41 triliun hingga akhir Juni 2026.

Pada segmen real estate, pra penjualan yang mencapai Rp3,70 triliun, atau setara dengan 62% dari target sepanjang tahun ini, didorong oleh permintaan yang berkelanjutan terhadap hunian tapak di segmen rumah terjangkau maupun menengah di berbagai wilayah.

Hunian tapak sendiri menyumbang 79% dari total pra penjualan, mencerminkan tingginya minat dari pembeli rumah pertama maupun pengguna akhir (end-user). 

BACA JUGA:Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global, LPKR Bukukan Laba Rp470 Miliar

Pencapaian pra penjualan tersebut juga didukung oleh peluncuran Park Serpong Phase 7 & 8 pada Semester I 2026.

Proyek baru ini berhasil memenuhi permintaan pasar, baik dari segmen masyarakat umum maupun kelas menengah, sekaligus memperkuat posisi LPKR sebagai salah satu pengembang utama di pasar hunian tapak.

Di dalam Lippo Karawaci (Holdco), penjualan rumah tinggal memberikan kontribusi sebesar Rp2,22 triliun, disusul penjualan unit komersial sebesar Rp464 miliar, penjualan kavling tanah sebesar Rp30 miliar, serta penjualan lahan pemakaman di San Diego Hills sebesar Rp65 miliar.

Momentum penjualan semakin diperkuat melalui peluncuran berbagai produk baru di Park Serpong Phase 7 & 8 selama Semester I 2026, yaitu Goldtops, Gold, Silver, Bronze, Urban, dan Treetops.

BACA JUGA:Pertumbuhan Real Estat Tetap Kuat di Tengah Krisis Global, LPKR Raup Laba Rp107 Miliar

Produk-produk tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau dan mendapat respons positif, terutama dari segmen pembeli rumah terjangkau.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait