Warga Como Ucapkan ‘Grazie Hartono’, Begini Peran Mirwan Suwarso Mengubah Klub Grup Djarum Lolos UCL

Selasa 04-08-2026,05:30 WIB
Warga Como Ucapkan ‘Grazie Hartono’, Begini Peran Mirwan Suwarso Mengubah Klub Grup Djarum Lolos UCL

Presiden klub Mirwan Suwarso bersama pelatih Cesc Fabregas membangun sinergi yang dinilai menjadi salah satu kekuatan utama Como 1907-Tangkapan Layar Instagram@msuwarso-

Como juga dikenal menerapkan sistem rekrutmen berbasis data atau data-driven recruitment.

Setiap perekrutan pemain dilakukan melalui proses analisis yang mendalam, mulai dari performa, potensi perkembangan, hingga kesesuaian dengan filosofi permainan tim.

BACA JUGA:Polytron Sleeve Sponsor Terpanjang di Jersey Como 1907 Serie A, Klub Milik Grup Djarum Siap Mendunia

Pendekatan tersebut membuat pengeluaran klub tetap efisien tanpa mengurangi daya saing di Serie A.

Model seperti ini banyak dianggap sebagai salah satu faktor yang membuat Como mampu berkembang secara berkelanjutan.

Perkembangan Como dalam beberapa musim terakhir membuat klub mulai diperhitungkan sebagai kekuatan baru di Serie A.

Keberhasilan mereka bersaing dengan klub-klub besar menunjukkan bahwa pembangunan yang konsisten dapat menghasilkan prestasi tanpa harus bergantung pada pengeluaran besar.

Banyak pengamat Italia menilai proyek Como menjadi contoh bagaimana investasi yang dipadukan dengan manajemen profesional mampu mengubah klub dalam waktu relatif singkat.

BACA JUGA:Dulu Emil Audero Tolak Dinaturalisasi PSSI, Kini Malah Gabung Klub Milik Djarum Group Como 1907

"Grazie Hartono" Menjadi Simbol Apresiasi Warga Como

Ucapan "Grazie Hartono" yang ramai terdengar di Kota Como bukan sekadar bentuk rasa terima kasih kepada pemilik klub.

Ungkapan tersebut mencerminkan apresiasi masyarakat terhadap perubahan yang mereka rasakan secara langsung.

Tidak hanya prestasi di lapangan yang meningkat, tetapi juga perkembangan fasilitas, atmosfer stadion, hingga optimisme baru terhadap masa depan Como 1907.

Lolos ke Liga Champions bukanlah akhir dari perjalanan I Lariani.

Tantangan terbesar justru dimulai ketika klub harus mempertahankan performa di Serie A sekaligus bersaing di level Eropa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait