APMF 2026 di Bali Ajak Industri Fokus Bangun Kolaborasi Berkelanjutan Hadapi Disrupsi Digital
APMF 2026 di Bali mendorong industri membangun kolaborasi jangka panjang, bukan sekadar kampanye sesaat.--
JAKARTA, DISWAY.ID - Industri pemasaran di kawasan Asia Pasifik tengah menghadapi perubahan besar.
Perkembangan teknologi digital, menjamurnya konten kreator, hingga semakin terfragmentasinya media membuat efektivitas kampanye pemasaran tidak lagi bertahan lama.
Kondisi tersebut menjadi sorotan utama dalam pembukaan Asia Pacific Media Forum (APMF) 2026 yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, pada 5-7 Agustus 2026.
Mengangkat tema Blueprint the Beyond, forum yang telah digelar sejak 2005 itu mengumpulkan para pemimpin industri dari sektor brand, media, teknologi, agensi, platform digital, hingga ekonomi kreatif.
Mereka berdiskusi mengenai strategi baru untuk menghadapi perubahan perilaku konsumen sekaligus membangun ekosistem pemasaran yang lebih berkelanjutan.
Chairman APMF 2026, Andi Sadha, menilai tantangan industri saat ini bukan lagi soal kekurangan ide kreatif maupun insight.
Menurutnya, organisasi justru perlu memiliki fondasi yang mampu menciptakan nilai jangka panjang, bahkan setelah sebuah kampanye selesai dijalankan.
Ia menjelaskan, banyak kampanye sukses mampu mencuri perhatian publik, menghasilkan jutaan impresi, hingga memancing percakapan di berbagai platform digital.
BACA JUGA:APMF 2026 Berlangsung di Bali, Bahas Disrupsi AI dan Masa Depan Industri Komunikasi Pemasaran
Namun, dampaknya sering kali hanya berlangsung dalam waktu singkat.
"Kita semua pernah membuat kampanye yang berhasil menarik perhatian pasar. Impression datang, percakapan meningkat, tetapi beberapa minggu atau beberapa bulan kemudian semuanya menghilang. Campaigns fade. Itu memang sifat alami sebuah kampanye. Blueprint the Beyond adalah penolakan terhadap anggapan bahwa di situlah pekerjaan kita selesai," ujar Andi saat membuka APMF 2026.
Menurutnya, tema Blueprint the Beyond lahir dari pertanyaan mendasar mengenai bagaimana menciptakan kolaborasi nyata yang mampu berkembang menjadi kemitraan bisnis berkelanjutan.
Karena itu, seluruh rangkaian acara tidak hanya difokuskan sebagai forum berbagi wawasan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya para pengambil keputusan lintas sektor untuk membuka peluang kerja sama baru.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: