Seequent Connect Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Tambang dan Energi Lewat Teknologi Subsurface

Kamis 06-08-2026,12:43 WIB
Seequent Connect Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Tambang dan Energi Lewat Teknologi Subsurface

Seequent Connect Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Geosains untuk Dukung Masa Depan Industri Tambang, Energi, dan Infrastruktur---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Seequent, bagian dari The Bentley Subsurface Company, kembali menegaskan komitmennya terhadap pengembangan industri geosains di Indonesia melalui penyelenggaraan Seequent Connect Indonesia 2026. Acara yang digelar di Fairmont Jakarta tersebut menghadirkan lebih dari 100 profesional dari sektor pertambangan, panas bumi, energi, dan infrastruktur, bersama akademisi serta asosiasi profesi.

Forum ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pemangku kepentingan untuk membahas pentingnya pemanfaatan teknologi subsurface, integrasi data bawah permukaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia guna mendukung pengambilan keputusan proyek yang lebih akurat dan berkelanjutan.

Kolaborasi Industri untuk Memperkuat Keputusan Strategis

Didukung oleh Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI), Seequent Connect Indonesia 2026 menghadirkan berbagai pembicara dari PT Vale, Ormat Technologies, PT Promisco, Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), MGEI, Institut Teknologi Bandung (ITB), hingga tim ahli Seequent.

Berbagai sesi diskusi mengangkat isu strategis mengenai pengembangan energi panas bumi untuk industri pertambangan, pemanfaatan data geosains yang terintegrasi, serta penerapan pemodelan geologi 3D dan analisis geoteknik dalam mengurangi risiko teknis sejak tahap awal proyek.

Melalui pendekatan tersebut, pelaku industri diharapkan mampu meningkatkan kualitas perencanaan sekaligus meminimalkan ketidakpastian dalam pelaksanaan proyek berskala besar.

Rangkaian Pelatihan Tingkatkan Kompetensi Profesional

Seequent Connect Indonesia 2026 menjadi puncak dari rangkaian kegiatan teknis yang berlangsung selama tiga hari di Jakarta.

Sebelum forum utama digelar, para profesional pertambangan mengikuti berbagai lokakarya berbasis instruktur mengenai pemodelan geologi tiga dimensi dan estimasi sumber daya mineral menggunakan Leapfrog Geo dan Leapfrog Edge.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan GeoStudio yang membahas analisis stabilitas lereng, rembesan, hingga pemodelan kondisi geoteknik kompleks untuk kebutuhan sektor pertambangan maupun infrastruktur.

Indonesia Jadi Pasar Strategis Seequent di Asia Pasifik

Direktur Pengembangan Bisnis Seequent, Scott Moore, menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar paling penting bagi perusahaan di kawasan Asia Pasifik.

Menurutnya, sektor pertambangan, energi, panas bumi, hingga pembangunan infrastruktur nasional membutuhkan pemahaman bawah permukaan yang semakin akurat agar setiap investasi dapat dijalankan secara lebih efisien dan minim risiko.

"Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting Seequent di Asia Pasifik. Industri pertambangan, energi, panas bumi, dan infrastruktur membutuhkan pemahaman subsurface yang semakin baik. Melalui Seequent Connect Indonesia 2026, kami terus memperkuat investasi dalam pengembangan kapasitas profesional, kemitraan lokal, dan pengambilan keputusan strategis berbasis data," ujar Scott Moore.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas informasi bawah permukaan akan menjadi faktor penting dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045, khususnya pada sektor mineral, energi, dan pembangunan nasional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: