PTS Terbaik versi QS World University Rankings 2027, BINUS Buka Jurusan AI di 6 Kampus
BINUS University yang menempati peringkat #1 perguruan tinggi swasta (PTS) Indonesia versi QS World University Rankings 2027 memperluas akses pendidikan Artificial Intelligence (AI) dengan membuka program tersebut di enam kampus BINUS.--BINUS
JAKARTA, DISWAY.ID - BINUS University yang menempati peringkat #1 perguruan tinggi swasta (PTS) Indonesia versi QS World University Rankings 2027 memperluas akses pendidikan Artificial Intelligence (AI) dengan membuka program tersebut di enam kampus BINUS.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menyiapkan talenta digital Indonesia menghadapi kebutuhan industri yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Program AI kini hadir di BINUS @Kemanggisan, BINUS @Alam Sutera, BINUS @Bekasi, BINUS @Bandung, BINUS @Malang, dan BINUS University @Semarang, sementara Program Computer Science di BINUS @Medan turut memperkuat fokus pembelajaran pada bidang Artificial Intelligence.
BACA JUGA:PTS Terbaik 2027 versi QS World University Rankings, BINUS University Jadi Magnet Mahasiswa Baru
Jurusan AI
Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak lagi sekadar menjadi inovasi teknologi, tetapi telah berkembang menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi global.
Di berbagai negara, AI dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, hingga melahirkan model bisnis dan profesi baru.
Perubahan ini pun mulai mengubah kebutuhan dunia kerja, sekaligus menghadirkan pertanyaan baru bagi banyak orang tua yang tengah mempersiapkan anak memasuki bangku kuliah.
Jika sebelumnya pertimbangan memilih jurusan lebih banyak didasarkan pada minat atau profesi yang sedang populer, kini muncul pertanyaan yang lebih mendasar: apakah kompetensi yang dipelajari hari ini masih akan relevan ketika anak lulus empat atau lima tahun mendatang?
Pertanyaan tersebut menjadi semakin penting seiring meluasnya pemanfaatan AI di hampir seluruh sektor.
Generative AI, AI Agent, hingga berbagai bentuk otomatisasi kini telah digunakan di industri keuangan, kesehatan, manufaktur, pendidikan, hukum, komunikasi, hingga ekonomi kreatif.
AI bukan lagi teknologi yang hanya dimanfaatkan oleh perusahaan teknologi, melainkan telah menjadi bagian dari transformasi bisnis di berbagai bidang.
Perubahan tersebut turut mendorong lahirnya AI Economy, sebuah fase ketika kemampuan memanfaatkan dan mengembangkan kecerdasan buatan menjadi salah satu faktor penentu daya saing individu, perusahaan, maupun negara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: