17 SNT Resmi Dibuka, Abdul Mu’ti Bidik Generasi Emas 2045

Rabu 12-08-2026,07:45 WIB
17 SNT Resmi Dibuka, Abdul Mu’ti Bidik Generasi Emas 2045

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti buka 17 SNT Resmi Dibuka dan membidik Generasi Emas 2045-Istimewa-

BOGOR, DISWAY.ID - Sebanyak 17 Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) resmi mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

Kehadiran SNT menjadi langkah pemerintah membangun model pendidikan yang memberi ruang lebih besar bagi murid dengan kemampuan dan potensi khusus untuk berkembang.

Operasional 17 SNT ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menghadiri pembukaan MPLS di SNT 7 Bogor, Jawa Barat.

BACA JUGA:Kabar Baik Pekerja Informal, Iuran JKK dan JKM Dipangkas 50 Persen Jadi Rp8.400

Abdul Mu’ti mengatakan SNT merupakan bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Sekolah ini dikembangkan untuk memberikan layanan pendidikan kepada murid yang memiliki kemampuan istimewa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

“Tujuannya memberikan kesempatan dan pelayanan kepada anak-anak yang memiliki kemampuan istimewa untuk dapat tumbuh dan berkembang lebih cepat dan lebih baik,” ujar Abdul Mu’ti, di Bogor, Senin 10 Agustus 2026.

Menurutnya, kemampuan setiap murid berbeda sehingga pendidikan tidak dapat menggunakan pendekatan yang sama untuk semua peserta didik. SNT diharapkan menjadi lingkungan belajar yang memungkinkan murid mengembangkan potensi, minat, dan bakat secara optimal.

BACA JUGA:Karhutla Bromo Meluas Capai 520 Hektare, Puan Desak Pemerintah Bergerak Cepat

Pada tahap awal, 17 SNT menggunakan fasilitas milik Kemendikdasmen dan pemerintah daerah. Pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan gedung khusus SNT dengan fasilitas yang lebih representatif. Gedung tersebut diharapkan mulai digunakan pada tahun depan.

“Pada tahap awal, penyelenggaraan 17 SNT dilakukan di fasilitas yang dimiliki Kemendikdasmen dan pemerintah daerah,” katanya.

SNT 7 Bogor menjadi salah satu sekolah yang memulai perjalanan tersebut. Sejumlah murid datang dengan rekam prestasi dari sekolah asalnya.

Agisni Ramadani, siswa SMP SNT 7 Bogor, sebelumnya tercatat sebagai lulusan terbaik di sekolah asalnya.

BACA JUGA:Kebakaran Bromo Belum Padam, Modifikasi Cuaca Terkendala Awan hingga 4 Hari ke Depan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: