Hari Pertama TKA SMP 2026: Pengawasan Ketat, Pengawas Nakal Terancam Dicoret

Hari Pertama TKA SMP 2026: Pengawasan Ketat, Pengawas Nakal Terancam Dicoret

Suasana sebelum pelaksanaan TKA dimulai, perlu diketahui sistem ini kan sudah dirancang tidak mungkin dia curang, karena setiap murid itu soalnya berbeda-disway.id/Dody Suryawan-

TANGERANG, DISWAY.ID -- Hari pertama pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang SMP di SMPN 2 Curug berlangsung dengan pengawasan super ketat.

Tak hanya peserta yang menjadi perhatian, integritas pengawas justru menjadi sorotan utama demi menjamin ujian berlangsung jujur dan adil.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan pentingnya peran pengawas dalam menjaga kredibilitas TKA.

BACA JUGA:Ingat! Pemerintah Terapkan PJJ Bagi Mahasiswa Semester 5 ke Atas Mulai Minggu Ini

BACA JUGA:Siswa Sekolah Rakyat Doa Lintas Agama untuk Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Ia mengingatkan agar seluruh pihak menjalankan tugas sesuai aturan yang telah ditetapkan.

"Jadi kalau nanti ada ditemukan pengawas yang tidak berperilaku sebagaimana mestinya, tolong disampaikan dan kami akan grounding dia dan untuk seterusnya, dia tidak akan bisa menjadi pengawas selama TKA ini diselenggarakan,” ujar Abdul Mu'ti, di Jakarta, Senin, 6 April 2026.

Disamping itu, pengawasan langsung, sistem TKA juga telah dirancang dengan skema anticurang yang kuat.

Setiap siswa mengerjakan soal berbeda, sehingga peluang mencontek hampir tidak ada. Upaya merekam soal seperti yang pernah terjadi sebelumnya pun dinilai tidak lagi efektif.

Abdul Mu’ti menambahkan kesiapan teknis telah diantisipasi secara matang melalui bank soal yang besar dan fleksibel.

BACA JUGA:Ini Jurus BPKH Redam Potensi Pembengkakan Biaya Haji di Tengah Meningkatnya Eskalasi Global

BACA JUGA:Tuntut Transparansi Kasus Andrie Yunus, Aliansi Mahasiswa Dirikan Tenda di Depan Komnas HAM

“Sebenarnya sistem ini kan sudah dirancang tidak mungkin dia curang, karena setiap murid itu soalnya berbeda. Kalau ada yang memvideo soal, itu juga tidak berpengaruh karena cadangan soal kami sangat banyak,” katanya.

Lalu, jika terindikasi kebocoran, panitia dapat langsung mengganti soal dengan set lain tanpa mengganggu jalannya ujian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: