Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menunjukkan kapabilitas digitalnya melalui partisipasi pada event Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026-ist-
JAKARTA– PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menunjukkan kapabilitas digitalnya melalui partisipasi pada event Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 yang berlangsung di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Mengusung tiga zona tematik, yaitu Digital Transformation Zone, AI Zone, dan Cyber Security Zone, Telkom menghadirkan berbagai kapabilitas dan solusi digital untuk menjawab kebutuhan transformasi industri yang terus berkembang.
Pembagian zona tersebut merepresentasikan kapabilitas Telkom dalam menyediakan solusi digital secara menyeluruh.
BACA JUGA:Sinergi Telkom dan Danantara Perkuat Bisnis Enterprise, Pasar Diproyeksi Tumbuh 30 Persen
Dari ketiga zona yang dihadirkan, AI Zone menjadi salah satu area yang mendapat perhatian melalui pengenalan AIcosystem, ekosistem kecerdasan buatan TelkomGroup yang mengintegrasikan berbagai kapabilitas dan solusi berbasis AI.
Salah satu bagian dalam AIcosystem adalah lapisan AI Solutions & Applications yang menghadirkan inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) melalui pilar AI Hub. Pilar ini berperan sebagai pusat penyedia solusi kecerdasan buatan yang telah teruji dan dikembangkan untuk menjawab kebutuhan berbagai sektor industri. Sejumlah solusi yang ditampilkan antara lain Omni Communication Assistant (OCA), PrivateGPT, DIP (Decision Intelligence Platform), dan AI CCTV Analytics.
Di antara berbagai solusi tersebut, OCA menjadi salah satu produk yang ditonjolkan Telkom. Platform ini memanfaatkan kapabilitas kecerdasan buatan untuk mendukung perusahaan dalam mengelola interaksi pelanggan secara lebih terintegrasi, efisien, dan responsif.
BACA JUGA:Telkom Perkenalkan Connectivity+, Layanan Berkecepatan Tinggi dengan Jangkauan Luas
Pada kunjungannya, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi, menegaskan bahwa ajang DTICX menjadi momentum strategis untuk memperlihatkan kesiapan teknologi masa depan perusahaan.
Ia memaparkan bahwa adopsi kecerdasan buatan kini bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan fondasi kritikal bagi setiap industri untuk mendongkrak efisiensi operasional, mengakselerasi pertumbuhan bisnis, serta merancang pengalaman digital yang lebih responsif dan berpusat pada pelanggan.
Kebutuhan tersebut dijawab OCA melalui berbagai kapabilitas yang dirancang untuk mendukung pengelolaan interaksi pelanggan secara menyeluruh.
Salah satunya melalui OCA Interaction yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi pelanggan dalam satu dasbor terpadu dan dilengkapi sistem tiket.
Kapabilitas ini memungkinkan perusahaan mengelola interaksi dan proses penyelesaian permasalahan pelanggan secara lebih terstruktur dengan dukungan fitur berbasis AI, seperti AI Reply, AI Translate, AI Enhance, dan AI Summary.
BACA JUGA:Kemenko Polkam, BSSN dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: