Dari Karnaval hingga NTT, Kementerian PU Tunjukkan Kerja Nyata

Kamis 20-08-2026,11:34 WIB
Dari  Karnaval hingga NTT, Kementerian PU Tunjukkan Kerja Nyata

Menteri PU Dody Hanggodo berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak gempa dan memastikan penanganan infrastruktur berjalan-Doddy Suryawan-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui karnaval budaya. Bagi Kementerian Pekerjaan Umum (PU), peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa persatuan dan gotong royong harus diwujudkan melalui kerja nyata yang manfaatnya dirasakan masyarakat.

Pesan tersebut terlihat dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas). Kegiatan yang disaksikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu menampilkan keberagaman budaya Indonesia melalui musik, tari, dan kesenian dari berbagai daerah.

Kementerian PU turut ambil bagian dalam karnaval melalui satu truk bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta BP Tapera. Kehadiran truk tersebut menjadi simbol kolaborasi pemerintah sekaligus membawa pesan persatuan, gotong royong, dan pembangunan untuk kepentingan rakyat.

BACA JUGA:400 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Sekolah Rusak Berat Bakal Dibangun Kembali

Namun, semangat kemerdekaan tidak berhenti di tengah perayaan di Jakarta. Pada waktu yang sama, Menteri PU Dody Hanggodo berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak gempa dan memastikan penanganan infrastruktur berjalan.

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Kementerian PU mengerahkan personel dan peralatan untuk menangani akses jalan yang terdampak longsor maupun kerusakan badan jalan. Upaya tersebut dilakukan agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan dapat kembali berjalan.

Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto mengatakan pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Kami akan terus berupaya mengalokasikan anggaran secara optimal agar pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat tetap dapat berjalan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” ujar Apri, di Jakarta, Jakarta, Selasa 18 Agustus 2026.

Menurutnya, kehadiran infrastruktur tidak hanya dibutuhkan dalam kondisi normal. Saat terjadi bencana, infrastruktur menjadi bagian penting dalam mendukung proses tanggap darurat hingga pemulihan masyarakat.

BACA JUGA:PNM Peduli Bergerak dari Kebutuhan Warga Terdampak Gempa NTT

“Kami berupaya untuk membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Apri.

Selain karnaval dan penanganan bencana, Kementerian PU mengisi peringatan HUT ke-81 RI dengan sejumlah kegiatan di berbagai daerah. Di antaranya Gerakan Irigasi Bersih, pengecatan marka jalan nasional, sosialisasi kebersihan lingkungan, serta edukasi hidup bersih di Sekolah Rakyat melalui unit-unit teknis Kementerian PU.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa makna kemerdekaan tidak hanya hadir dalam seremoni. Persatuan, kepedulian, dan gotong royong diterjemahkan melalui pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dari panggung karnaval di Jakarta hingga penanganan infrastruktur di NTT, Kementerian PU menegaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait