Pepsodent Kenalkan Pasta Gigi Microbiome Active Pertama di KPPIKG 2026

Kamis 20-08-2026,17:42 WIB
Reporter: Syifa Lulu |
Pepsodent Kenalkan Pasta Gigi Microbiome Active Pertama di KPPIKG 2026

Di acara Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi (KPPIKG) 2026, Dr. Praveen Sharma, Ph.D., BDS, MFDS (RCS Edin.), FHEA, FDS (Restorative Dentistry) (RCS Edin.).--

JAKARTA, DISWAY.ID - Bukan sekadar membersihkan atau menghilangkan bakteri, kini perhatian juga diarahkan pada upaya menjaga keseimbangan microbiome mulut.

Gagasan tersebut dibawa Pepsodent dalam perhelatan Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi (KPPIKG) 2026 yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Pepsodent menghadirkan sesi ilmiah bersama pakar global dari University of Birmingham, Dr. Praveen Sharma.

BACA JUGA:Pepsodent GumExpert Lab Hadir di Jakarta, Edukasi Pentingnya Merawat Gusi untuk Cegah Masalah Gigi dan Mulut

Tak hanya berbagi perkembangan ilmu pengetahuan, Pepsodent juga memperkenalkan inovasi terbarunya, Pepsodent Pro.Care, yang dirancang untuk membantu menjaga kesehatan microbiome mulut.

KPPIKG sendiri merupakan pertemuan ilmiah dan pameran kedokteran gigi yang digelar setiap tiga tahun.

Ajang tersebut mempertemukan para pakar kesehatan gigi dan mulut dari dalam maupun luar negeri.

Tahun ini, KPPIKG 2026 mengusung tema “Shaping the Future of Global Oral Health: Translating Science, Technology, and Humanity.”

Lebih dari 1.500 peserta hadir untuk membahas perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diyakini akan membentuk masa depan kesehatan gigi dan mulut.

BACA JUGA:JENNIE Bersama Vaseline Rayakan Effortless Confidence dan Self-Expression Lewat Kulit Sehat dan Glowing

Mulut Sehat Bukan Berarti Bebas dari Semua Bakteri

Dalam sesi ilmiahnya, Dr. Praveen Sharma mengajak para dokter gigi untuk memahami kembali pentingnya microbiome dalam rongga mulut.

Menurutnya, masih terdapat anggapan di masyarakat bahwa mulut yang sehat harus sepenuhnya terbebas dari bakteri.

Padahal, pandangan tersebut tidak sepenuhnya tepat.

Rongga mulut merupakan salah satu komunitas mikroba terbesar dalam tubuh manusia dan dihuni lebih dari 700 spesies mikroorganisme.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: