Gempa NTT Picu Kerusakan Jalan, Akses Menuju Jembatan Wae Dampek Dikebut

Senin 24-08-2026,02:30 WIB
Gempa NTT Picu Kerusakan Jalan, Akses Menuju Jembatan Wae Dampek Dikebut

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) langsung mempercepat penanganan jalan menuju Jembatan Wae Dampek di ruas Reo–Dampek-Pota agar mobilitas warga dan distribusi bantuan tetap berjalan.--Kementerian PU

JAKARTA, DISWAY.ID – Gempa NTT berdampak pada sejumlah akses infrastruktur di Kabupaten Manggarai Timur.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) langsung mempercepat penanganan jalan menuju Jembatan Wae Dampek di ruas Reo–Dampek-Pota agar mobilitas warga dan distribusi bantuan tetap berjalan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga konektivitas masyarakat pascagempa yang melanda wilayah tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, penanganan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah terdampak bencana menjadi bagian penting dalam memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga. 

BACA JUGA:BNPB Catat 954 Ton Logistik Sudah Dikirim untuk Penuhi Kebutuhan Penyintas Gempa NTT

Menurut dia, akses yang tetap terbuka dibutuhkan agar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik.

"Dalam kondisi bencana, yang paling penting adalah memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga," kata Menteri Dody, Minggu, 23 Agustus 2026.

"Jalan dan jembatan harus segera ditangani agar masyarakat tidak terisolasi dan mobilitas bantuan serta kebutuhan dasar dapat terus berjalan," sambungnya.

BACA JUGA:Aksi Peduli Gempa NTT, FIFGROUP Bagikan 1.200 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

Penanganan dilakukan pada dua titik, yakni jalan menuju jembatan sepanjang 100 meter dan oprit jembatan sepanjang 45 meter. 

Pekerjaan itu, kata Dody, dilakukan untuk memulihkan kondisi badan jalan serta memperkuat akses menuju jembatan agar dapat kembali mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut.

Pada titik pertama, penanganan dilakukan pada jalan menuju jembatan sepanjang 100 meter melalui pembongkaran lapisan aspal yang mengalami kerusakan. 

BACA JUGA:Bapanas Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Bantuan Pangan Korban Gempa NTT

Kemudian, dilanjutkan dengan pekerjaan timbunan menggunakan material urpil untuk membentuk kembali badan jalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: