Kebakaran Hanguskan 3 Ruang Asrama MA Mu'alimin NW Anjani

Senin 24-08-2026,09:05 WIB
Kebakaran Hanguskan 3 Ruang Asrama MA Mu'alimin NW Anjani

Kebakaran di Lombok Timur-ist-

LOMBOK TIMUR-- Musibah kebakaran kembali melanda lingkungan pendidikan di Kabupaten Lombok Timur. Asrama MA Mu'alimin Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan (NW) Anjani, Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, dilalap api pada Minggu (23/8/2026) malam sekitar pukul 21.21 WITA.

Laporan diterima melalui Layanan Darurat 110, memicu kepanikan di lingkungan pondok pesantren. Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha langsung turun ke lokasi meninjau penanganan kebakaran.

Tim Pemadam Kebakaran Lombok Timur dikerahkan dengan 4 unit kendaraan, tiba pukul 21.30 WITA dan langsung melakukan pemadaman intensif. Petugas bahu-membahu dengan warga berhasil mencegah api menjalar ke bangunan lain. Seluruh titik api akhirnya berhasil dipadamkan.

BACA JUGA:Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 24 Agustus 2026 Kembali Berlaku, 25 Ruas Jadi Titik

Berdasarkan pemeriksaan, kebakaran menghanguskan 3 ruangan asrama yaitu Ruang A, Ruang B, dan Ruang C yang merupakan asrama kelas XI MA Mu'alimin NW Anjani.

Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar dengan sejumlah perlengkapan santri dan fasilitas asrama ikut terbakar.

Di lokasi, Kapolres Lombok Timur memberikan arahan dan imbauan kepada masyarakat serta pengelola bangunan.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, pengurus pondok pesantren, sekolah, maupun pengelola bangunan lainnya untuk secara rutin melakukan pengecekan instalasi listrik. Pastikan kabel dan peralatan listrik dalam kondisi baik dan memenuhi standar keselamatan," tegas Kapolres.

BACA JUGA:Detik-Detik Wisata Adat Sade Terbakar, Warga Lari Berhamburan, Kopdes Merah Putih Jadi Pengungsian

"Jangan remehkan tanda-tanda kerusakan listrik seperti kabel panas, bau terbakar, atau sering putus arus, segera perbaiki sebelum terlambat," imbuhnya.

Ia mengapresiasi kecepatan penanganan dan kerja sama antara petugas damkar, kepolisian, serta warga sehingga api dapat dipadamkan dengan cepat dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Saat ini, aparat kepolisian telah mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, memastikan penyebab pasti kebakaran, dan mendata total kerugian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: