Jaga Udara Jakarta Tetap Sehat, DKI Operasikan Water Mist 8 Jam Sehari
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengantisipasinya dengan mengoptimalkan pengoperasian water mist generator di sejumlah gedung bertingkat pada musim kemarau 2026-Istimewa-
Intervensi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta perangkat daerah terkait.
BACA JUGA:Cegah Tawuran di Manggarai, Pramono Siapkan Sarana Olahraga untuk Anak Muda
Penyiraman menggunakan kendaraan penyiram dan mobil water mist.
"Saat ini mobil water mist milik DLH kami siagakan di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan," kata Dudi.
Pemprov DKI juga mendorong pelaku konstruksi melakukan penyiraman secara rutin pada proyek pembangunan gedung maupun pekerjaan jalan.
Langkah itu ditujukan untuk mengendalikan debu dan partikulat yang dihasilkan selama proses pembangunan.
"Untuk kegiatan konstruksi, kami juga akan mendorong agar penyiraman dilakukan secara rutin, sehingga debu dan partikulat dari kegiatan pembangunan bisa dikendalikan," ungkap Dudi.
BACA JUGA:Pesan Pramono untuk Masyarakat Pati yang Akan Demo di DPR: Kami Fasilitasi, Jangan Anarkis!
Menurut dia, sumber partikulat di Jakarta tidak hanya berasal dari emisi kendaraan bermotor.
Aktivitas konstruksi, debu jalan, pembakaran terbuka, dan berbagai aktivitas masyarakat turut menyumbang pencemaran udara.
Karena itu, pengendalian kualitas udara Jakarta membutuhkan intervensi terhadap berbagai sumber pencemar secara bersamaan.
Skema Peringatan Dini
Dudi menjelaskan pengoperasian water mist dan penyiraman menjadi bagian dari skema Early Warning System (EWS) atau Sistem Peringatan Dini kualitas udara Jakarta yang masih terus dikembangkan.
BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 23 Agustus 2026, Cuma Buka Setengah Hari
Sistem itu dirancang untuk mendeteksi lebih cepat kenaikan parameter pencemaran udara sehingga intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: