Chelsea Sukses di Bursa Transfer, Tapi 2 Kesalahan Ini Bisa Jadi Bumerang
Chelsea dinilai menjalani salah satu bursa transfer paling sukses sejak era kepemilikan BlueCo-Tangkapan layar Instagram@chelsea-
JAKARTA, DISWAY.ID - Chelsea dinilai menjalani salah satu bursa transfer paling sukses sejak era kepemilikan BlueCo.
Sejumlah persoalan yang sebelumnya menghantui klub mulai dibenahi, sementara aktivitas jual-beli pemain menunjukkan adanya perubahan strategi.
The Blues berhasil mendatangkan sejumlah pemain berkualitas, menambah pengalaman di dalam skuad yang kini ditangani Xabi Alonso, sekaligus melepas beberapa pemain yang tidak lagi masuk dalam rencana dengan nilai transfer cukup tinggi.
BACA JUGA:Arsenal Kejar Kontrak Baru 3 Bintang Senilai Rp4,3 Triliun, Arteta Bidik Dominasi Premier League
Secara keseluruhan, langkah Chelsea di bursa transfer musim panas mendapat apresiasi.
Namun, bukan berarti seluruh keputusan klub berjalan sempurna.
Masih terdapat sejumlah celah yang berpotensi menjadi masalah bagi Chelsea pada musim ini.
Salah satu persoalan terbesar Chelsea adalah kegagalan klub menyiapkan pengganti yang sepadan untuk Enzo Fernandez.
Chelsea sebenarnya sudah mengetahui bahwa kepergian gelandang asal Argentina tersebut akan terjadi.
Karena itu, klub seharusnya memiliki rencana yang lebih matang untuk mengisi posisi yang ditinggalkan.
BACA JUGA:Pemain Jelmaan 'Messi' di Pintu Keluar Chelsea! 3 Klub Raksasa Mengantre, Ini Satu Syaratnya
Situasi menjadi semakin rumit setelah keputusan AS Monaco pada hari terakhir bursa transfer untuk membatalkan kesepakatan dengan Lamine Camara.
Meski keputusan Monaco tersebut tidak sepenuhnya berada dalam kendali Chelsea, kegagalan mendapatkan alternatif pengganti tetap menjadi catatan.
Dengan nilai transfer Enzo Fernandez yang mencapai 145 juta euro, Chelsea semestinya sudah memiliki solusi sebelum sang pemain meninggalkan Stamford Bridge.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: