AKPT Jadi Strategi Perkuat Pemimpin Kampus dan Dorong Ekonomi Indonesia
Melalui AKPT, perguruan tinggi didorong terlebih dahulu memetakan posisi masing-masing, termasuk kelebihan dan kekurangannya-disway.id/Dody Suryawan-
JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluncurkan Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKPT) sebagai bagian dari strategi memperkuat kapasitas pemimpin perguruan tinggi sekaligus mendorong kampus menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan, perguruan tinggi memiliki hubungan erat dengan kemajuan ekonomi sebuah negara.
Karena itu, pengembangan kampus tidak cukup hanya berorientasi pada aktivitas akademik, tetapi harus diarahkan pada kualitas, kuantitas, keterjangkauan, serta kemampuan menghasilkan inovasi.
BACA JUGA:Karhutla Kalbar Makin Terkendali, Norsan Harap Hujan Segera Turun Bantu Padamkan 50 Titik Api
“Perguruan tinggi adalah kunci pertumbuhan ekonomi,” kata Stella.
Menurutnya, pengalaman sejumlah universitas dunia menunjukkan besarnya kontribusi kampus terhadap perekonomian.
Ia mencontohkan Stanford University yang ekosistem dosen dan alumninya disebut mampu menghasilkan aktivitas ekonomi hingga sekitar 3,4 triliun dolar AS.
Stella juga menyoroti perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) yang banyak lahir dari lingkungan universitas.
Hal ini menjadi bukti bahwa investasi terhadap perguruan tinggi pada dasarnya merupakan investasi jangka panjang untuk pertumbuhan ekonomi.
BACA JUGA:Karhutla Sumsel, Polri Kerahkan 4.000 Liter Formula X-Fire untuk Pemadaman
Karena itu, melalui AKPT, perguruan tinggi didorong terlebih dahulu memetakan posisi masing-masing, termasuk kelebihan dan kekurangannya.
Setelah itu, kampus perlu menetapkan tujuan dan strategi yang sesuai dengan karakter serta kekuatan masing-masing.
“Tidak semua perguruan tinggi harus melakukan semuanya. Setiap perguruan tinggi harus memiliki kekhasan atau bidang yang paling menonjol,” ujar Stella, saat acara peluncuran AKPT di Jakara, Senin , 7 September 2026.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Khairul Munadi mengatakan, AKPT lahir dari kebutuhan terhadap kepemimpinan perguruan tinggi yang kuat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: