Prabowo Minta Mitigasi Karhutla Disiapkan Sebelum Kebakaran Terjadi

Senin 07-09-2026,17:55 WIB
Reporter: Anisha Aprilia |
Prabowo Minta Mitigasi Karhutla Disiapkan Sebelum Kebakaran Terjadi

Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiapkan berbagai sarana penanganan sebelum bencana terjadi.-Tangkapan Layar-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiapkan berbagai sarana penanganan sebelum bencana terjadi.

Prabowo menilai respons pemerintah terhadap karhutla sejauh ini sudah cukup masif, meski masih terdapat sejumlah keterlambatan di lapangan.

BACA JUGA:Karhutla Kalbar Makin Terkendali, Norsan Harap Hujan Segera Turun Bantu Padamkan 50 Titik Api

"Saya lihat reaksi terhadap kebakaran hutan kita juga cukup masif walaupun di sana-sini mungkin ada keterlambatan. Itu kita catat, untuk selanjutnya kita juga mengambil langkah-langkah yang antisipatif," kata Prabowo saat memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Senin, 7 September 2026.

Karena itu, Prabowo meminta kementerian terkait menyusun perencanaan penanggulangan bencana dengan prinsip lebih baik memiliki sumber daya berlebih daripada kekurangan saat terjadi bencana.

"Lebih baik lebih daripada kurang," ujarnya.

Ia meminta ketersediaan helikopter, pompa air, kendaraan pemadam kebakaran hingga ekskavator kecil diperbanyak, terutama di desa-desa yang secara tradisional rawan mengalami kebakaran hutan.

BACA JUGA:Karhutla Sumsel, Polri Kerahkan 4.000 Liter Formula X-Fire untuk Pemadaman

"Berarti lebih banyak helikopter lebih baik. Lebih banyak pompa air lebih baik. Lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik," jelas Prabowo.

Menurut Prabowo, pemerintah perlu menyiapkan masterplan penanganan karhutla yang menyeluruh dan masif.

Langkah tersebut diperlukan agar penanganan dapat dilakukan sejak sebelum kejadian, bukan setelah kebakaran meluas.

"Jadi kita bikin nanti suatu persiapan masterplan yang menyeluruh, dan yang masif," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: