3 Teknologi Berbeda Pada Sistem Chery Super Hybrid dan Mekanisme REEV
Kehadiran Chery J6T CSH menjadi salah satu daya tarik baru dalam keluarga Chery Super Hybrid (CSH) di Indonesia.-dok disway-
Sedangkan mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan tambahan energi listrik tanpa terhubung secara mekanis dengan sistem penggerak roda, sehingga memberikan pengalaman berkendara elektrik tanpa kekhawatiran kehabisan daya di perjalanan.
Mekanisme Kerja Teknologi REEV di J6T CSH
Prinsip kerja REEV mengandalkan motor listrik sebagai penggerak roda secara eksklusif untuk memberikan karakter berkendara pure electric yang responsif dan senyap.
Ketika energi baterai mencapai batas tertentu, mesin bensin akan secara otomatis mengaktifkan generator untuk menyuplai daya listrik tanpa terhubung langsung ke roda.
Dengan mekanisme tersebut, teknologi REEV memberikan keseimbangan antara pengalaman berkendara elektrik, efisiensi energi baterai, dan fleksibilitas jarak tempuh untuk perjalanan lebih jauh. Teknologi REEV ini menghadirkan 5 keunggulan utama pada pada J6T CSH:
1. Penggunaan Tenaga Listrik Saat di Perkotaan
J6T CSH mampu menempuh jarak hingga 190 kilometer (NEDC) dengan tenaga listrik murni, sehingga memberikan keleluasaan untuk menjalankan mobilitas harian dengan karakter berkendara elektrik.
Sementara, mesin bensin dan generator berperan sebagai sumber energi tambahan ketika dibutuhkan selama perjalanan.
2. Jelajah Lebih Bebas, Jarak Lebih Luas
J6T CSH mencatatkan daya jelajah gabungan lebih dari 1.000 kilometer. Hal ini memberikan fleksibilitas untuk mobilitas harian maupun perjalanan touring lintas daerah. Tagline “Drive Electric. Go Further.” memungkinkan pengguna dapat menikmati perjalanan dan tetap tenang saat mengeksplorasi area dengan infrastruktur pengisian daya yang masih terbatas.
BACA JUGA:4 Fitur Unggulan Chery Q, Ada Teknologi yang Bisa 'Ngobrol' hingga Parkir Sendiri
3. Three-Motor Architecture Mampu Menghasilkan Tenaga 428 PS
J6T CSH mengadopsi three-motor architecture yang mengintegrasikan dua motor listrik pada sistem intelligent All-Wheel Drive (iWD) serta satu motor-generator yang terhubung dengan mesin 1.5L Turbo.
Sistem penggerak iWD menghasilkan tenaga 428 PS dan torsi 505 Nm, serta memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dalam waktu 5,5 detik.
Dengan demikian, J6T CSH memberikan performa dan torsi mumpuni guna mendukung berbagai karakter perjalanan dan medan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: