Namanya Masuk Desil 4, Eva Stevany Rataba Bantah Pernah Terima Bansos PKH
Anggota Komisi X DPR RI Eva Stevany Rataba membantah pernah menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) setelah namanya tercatat dalam kelompok desil 4 data sosial ekonomi. -Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Anggota Komisi X DPR RI Eva Stevany Rataba membantah pernah menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) setelah namanya tercatat dalam kelompok desil 4 data sosial ekonomi.
Eva menegaskan dirinya tidak pernah mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan sosial PKH.
BACA JUGA:Promo ShopeeFood di Tanggal Kembar 9.9 Tawarkan Diskon hingga 99 Persen dan Flash Sale Rp99
"Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan tidak pernah mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan sosial tersebut," kata Eva dalam keterangannya.
Ia mengaku heran ketika mengetahui namanya masuk dalam kelompok desil 4. Menurut Eva, dirinya langsung mempertanyakan persoalan tersebut dalam rapat Komisi X DPR RI bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
Politikus Partai NasDem ini meminta agar sumber dan proses pendataan yang membuat namanya masuk dalam desil 4 diperiksa.
BACA JUGA:Daftar Gunung Api Paling Sering Erupsi di 2026, Gunung Semeru Tembus 1.811 Kali
"Saya sendiri merasa heran ketika mengetahui bahwa nama saya tercatat dalam desil 4. Karena itu, saat rapat Komisi X DPR RI bersama Badan Pusat Statistik, saya langsung mempertanyakan bagaimana hal tersebut dapat terjadi dan meminta agar sumber serta proses pendataannya diperiksa," ujarnya.
Eva juga mengaku telah mendatangi langsung Kantor Dinas Sosial Kabupaten Toraja Utara untuk meminta penjelasan. Ia meminta data tersebut segera diperiksa dan diperbaiki agar sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Ia menekankan bahwa seseorang yang tercatat dalam desil 4 tidak serta-merta berarti pernah menerima bantuan PKH.
Menurutnya, data desil merupakan pengelompokan kondisi sosial ekonomi, sedangkan penetapan penerima bantuan sosial memiliki proses dan persyaratan tersendiri.
BACA JUGA:Makan MBG di Sekolah, Febiola Sang Wakil Ketua OSIS Kejang-Kejang, Hilang Ingatan 70 Persen
"Oleh karena itu, pemberitaan atau pernyataan yang menyebutkan bahwa saya pernah menerima bantuan PKH adalah tidak benar dan tidak sesuai fakta," tegasnya.
Eva berharap masyarakat maupun pihak terkait tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum melakukan pemeriksaan dan konfirmasi kepada instansi yang berwenang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: