Prediksi IHSG Lanjutkan Pelemahan, Tekanan Datang dari Harga Minyak dan FOMC
Laju IHSG saat sesi perdagangan -Bianca-
JAKARTA, DISWAY.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (11/9/2026) ditutup melemah 47,96 poin atau 0,73 persen ke level 6.541,38. Kondisi ini diprediksi bisa memicu kelanjutan penurunan. Apalagi tekanan di pasar saham pekan kemarin berlanjut hingga penutupan.
Saat itu, Indeks LQ45 ikut ambruk 6,26 poin atau 0,95 persen ke level 649,72.
Menurut data BRI Danareksa Sekuritas, tekanan utama datang dari kenaikan harga minyak yang kembali menembus USD 100 per barel, serta meningkatnya kehati-hatian investor menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).
BACA JUGA:Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian Rombongan Jurnalis ke 7 Sektor Seluas 6.649 NM²
“Karena kenaikan sudah cukup priced-in, perhatian pasar akan bergeser ke guidance dan dot plot; stance yang lebih hawkish berpotensi kembali menekan UST yield, DXY, dan aset emerging market,” tulis data tersebut.
Sementara itu, data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk mencatat mayoritas bursa Asia dibuka melemah pada Senin (14/9) pagi. Indeks Nikkei 225 turun 1,79 persen, sementara Kospi juga berada di zona merah.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk hammer dan masih berada di atas MA20. Namun indikator Stochastic menunjukkan death cross. Kondisi ini membuat analis memproyeksikan kecenderungan pelemahan.
“Kami memproyeksikan IHSG (pagi ini) akan bergerak di kisaran support pada level 6.460 dan resistance pada level 6.611 dengan kecenderungan melemah,” ujar Direktur Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan para analis antara lain:
BACA JUGA:Ditutup Mendes PDT, Warga Serang Minta Tambang di Kramatjati Diawasi Ketat
- ASII– BUY
Resistance: 5.075–5.225 | Support: 4.660 | Stoploss: 4.650 | Target: 5.525
- EMTK– BUY
Resistance: 515–530 | Support: 474 | Stoploss: 472 | Target: 560
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: