Kronologi Maudy Ayunda Dikritik Netizen Soal Video 'Mindfulness' hingga Dinilai Tone Deaf
Kronologi Maudy Ayunda Dikritik Netizen Soal Video 'Mindfulness' hingga Dinilai Tone Deaf-@maudyayunda-Instagram
Kritik lain juga menyinggung terkait beasiswa LPDP yang sempat diterima Maudy, dengan harapan bisa lenih peduli pada kondisi bangsa.
"Maudy dari dulu lebih suka main aman. Kalo ditanya kita juga capek tiap hari disuguhi berita jelek, bedanya kita ga punya pilihan selain ikut bersuara krn hidup kita sgt terdampak kebijakan2 ini," komentar salah satu netizen.
"Di satu sisi gua paham sih maksud Maudy, cuman enggak pada tempatnya. Di situasi kayak sekarang, hal kayak gini tuh sesuatu yang semestinya dia keep buat dirinya sendiri, bukan di-upload di platform dia. Kalau emang enggak bisa speak up, mending diam,"
BACA JUGA:So Sweet! Maudy Ayunda Bikin Lagu Buat Suami 'Cahaya', Rilis Hari ini
Klarifikasi usai Viral
Usai videonya viral, aktris kelahiran 1994 ini pun klarifikasi dan menuliskan permintaan maaf atas konten tips mindfulness miliknya untuk menghadapi berita buruk yang belakangan ini datang salih berganti.
Ia mengakui jika dirinya kurang merefleksikan perspektif soal 'privilege' dalam kontennya.
"Being able to step away from the news is itself a privilege. Tidak semua orang punya pilihan itu, terutama ketika apa yang terjadi berdampak langsung pada kehidupan, keluarga, pekerjaan, atau komunitasnya. Aku minta maaf karena bagian ini belum cukup aku refleksikan di videonya," tulis Maudy.
"Waktu membuat video ini, aku sebenarnya sedang berbagi refleksi tentang suatu struggle pribadi: bagaimana tetap peduli dan mengikuti apa yang terjadi, sambil menjaga diri supaya kita tetap bisa hadir dan engage dengan lebih berarti," lanjutnya.
BACA JUGA:Maudy Ayunda Bikin Runway JFW 2026 Berkilau dengan Senyum Cerahnya, Ini Rahasianya
Ia sadar bahwa adanya kejadian yang datang bergantian, mulai dari gempa, karhutla, sampai kebijakan tidak tepat sasaran ini sudah berdampak pada banyak orang dan mereka semua perlu mendapatkan bantuan.
Akan tetapi, keputusannya untuk membagikan video mindfulness ini bukan berarti untuk mengajak atau menjadikan gambaran bahwa dirinya tidak peduli, tutup mata atas apa yang terjadi di luar sana.
"Aku sama sekali tidak ingin mindfulness menjadi alasan untuk tidak peduli atau menjauh dari realita yang ada. Apalagi ajakan untuk berdiam diri, ataupun melihat seolah keadaan baik-baik saja. Malah, mindfulness ini membuat aku bisa melihat sebab akibat secara jelas, membantu kita tetap peduli dan hadir, dan tetap peka terhadap terhadap apa yang dirasakan mereka yang terdampak," kata Maudy.
Menutup tulisan permintaan maaf dan klarifikasinya, Maudy Ayunda mengucapkan terima kasih atas netizen yang sudah mengingatkannya.
"Terima kasih untuk teman-teman yang sudah meluangkan waktunya untuk mengingatkanku dan menambahkan perspektif menjadi lebih luas dan lebih dalam," tutupnya.
Sayangnya, klarifikasi dan permintaan maaf Maudy itu tak membuat netizen tenang, dan mereka justru melihat betapa 'tone deaf' Maudy.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: