Target Baru Energi Indonesia! Prabowo Minta DEN Susun Langkah Percepatan BBM E20 dan E50
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan percepatan penggunaan etanol menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional-disway.id/Anisha Aprilia -
JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto meminta Dewan Energi Nasional (DEN) menyusun langkah strategis untuk mempercepat pengembangan bahan bakar minyak (BBM) berbasis etanol dengan target campuran 20 persen atau E20 hingga 50 persen atau E50.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan percepatan penggunaan etanol menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional.
"Terkait E20 dan E50, Bapak Presiden tadi memerintahkan untuk segera menyusun langkah-langkah yang sama untuk kita membangun E20, E50," ujar Bahlil, Kamis, 17 September 2026.
BACA JUGA:Bahlil Minta Pemilik Mobil Mewah Tak Pakai BBM Subsidi: ‘Mohon Pakai Hati’
Bahlil menjelaskan E20 merupakan BBM dengan campuran 20 persen etanol, sedangkan E50 mengandung 50 persen etanol.
Pengembangan BBM berbasis etanol tersebut diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan BBM dari dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.
"Ini sebagai bentuk daripada mendorong ketersediaan BBM dalam negeri," katanya.
Menurut Bahlil, percepatan pengembangan E20 dan E50 juga berkaca pada pelaksanaan program B50 yang dinilai mampu mengurangi kebutuhan impor solar.
B50 merupakan campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak nabati dan 50 persen solar.
BACA JUGA:Kemenhub Tegas Larang Kapal Berlayar Jika Cuaca Buruk, Ikuti Peringatan BMKG
Program tersebut mulai diterapkan sejak 1 Juli 2026 dan diperkirakan dapat menghemat devisa Indonesia sekitar Rp170 triliun pada tahun ini.
"Yang ini (B50) mengantarkan kita untuk tidak lagi melakukan impor solar. Nah, belajar dari sini, Bapak Presiden tadi memerintahkan untuk segera menyusun langkah-langkah yang sama untuk kita membangun E20, E50," ujar Bahlil.
Selain mendorong bahan bakar berbasis etanol, Prabowo juga meminta DEN mengoptimalkan produksi dari sumur-sumur minyak yang telah beroperasi.
Bahlil mengatakan optimalisasi tersebut akan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produksi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: