Dompet Dhuafa Hadirkan Safe School Minimalisir Dampak Asap Karhutla di Lingkup Sekolah
Program Safe School Dompet Dhuafa -ist-
KOTAWARINGIN, KALTENG-- Dampak kabut asap di wilayah Kotawaringin Timur, masih terus dirasakan hingga saat berita ini ditulis, Selasa (15/09/2026). Meskipun demikian, kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka tetap dilangsungkan.
Untuk mengatasi situasi ini, Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) merespons dengan menggulirkan program Safe School di SMP Negeri 9 Sampit.
Penanggungjawab Pemadaman Karhutla Kalimantan DMC Dompet Dhuafa, Erwandi Saputra, menyampaikan, “Dampak asap karhutla ini memang mengganggu dan merugikan bagi kita semua, tapi asap itu juga tidak hilang jika kita berdiam diri saja. Adalah Safe School, yang menjadi salah satu upaya dan dukungan agar kegiatan belajar mengajar tetap bisa berjalan dengan aman”.
BACA JUGA:Pasca Gempa di Tengah Kekeringan, DMC Dompet Dhuafa Distribusikan Air Bersih Bagi Penyintas Gempa
Sekitar 500 masker telah dibagikan kepada para siswa, siswi, dan tenaga pengajar. Selain pembagian masker, DMC Dompet Dhuafa juga menyediakan ruangan khusus bernama Safe School (Ruang Aman Asap).
Ruangan ini dilengkapi dengan kipas penyedot udara (exhaust fan), akuarium, serta berbagai tanaman guna menetralisir dampak asap yang sulit dihindari di lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SMPN 9 Sampit, Jelita, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasinya terkait inisiatif ini. “Harapannya ruang aman asap (Safe School) ini bisa menjadi tempat berlindung dari asap jika ada siswa-siswi kami yang mengalami gangguan kesehatan selama proses pembelajaran berlangsung”.
BACA JUGA:Karhutla Ancam Pemukiman, Dompet Dhuafa Evakuasi Ternak dan Padamkan Api
TENTANG DOMPET DHUAFA
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (33 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: