Moto3 Austria Jadi Momen Veda Ega Pratama untuk Bangkit, Apa Strateginya?

Jumat 18-09-2026,14:59 WIB
Reporter: M. Ichsan |
Moto3 Austria Jadi Momen Veda Ega Pratama untuk Bangkit, Apa Strateginya?

Target besar bagi Veda Pratama, Sirkuit Red Bull Ring menghadirkan tantangan yang sangat berbeda dari Misano.-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Usai mendapat hasil yang kurang maksimal, Veda Ega Pratama langsung menuju Spielberg dari Misano untuk balap Moto3 putaran ke-15 di sirkuit Red Bull Ring, Austria yang akan berlangsung pekan ini, 19-20 September 2026.

Saat di Moto3 Misano pembalap Honda Team Asia asal Indonesia ini harus puas finish di posisi 18, dan di Moto3 Austria tentunya akan berusaha untuk meraih poin maksimal.

BACA JUGA:Terungkap! Honda Team Asia Bongkar Penyebab Veda Ega P18, Marc Marquez Komat-Kamit di Podium

“Setelah akhir pekan yang sulit di Misano, saya sangat menantikan kesempatan lain di Austria. Saya tahu bahwa saya perlu meningkatkan diri dan memahami di mana saya bisa menjadi lebih baik, karena hasil di Misano bukanlah yang kami inginkan,” ujar Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Jumat 18 September 2026.

Veda mengungkapkan dirinya sedang terus menyesuaikan diri dan coba memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin di Red Bul Ring.

“Saya menyukai Red Bull Ring, dan saya pikir trek ini dapat memberi kita peluang bagus untuk bertarung karena lintasan lurusnya yang panjang dan peluang untuk menyalip,” ungkapnya.

BACA JUGA:Veda Ega Terancam! Hakim Danish Pangkas Jarak di Klasemen Moto3 2026 Usai GP San Marino 2026

“Kita perlu memulai FP1 dengan arah yang jelas, bekerja sama dengan tim, dan mencoba membangun akhir pekan yang lebih kuat sesi demi sesi. Saya akan bekerja keras pada diri saya sendiri dan pada motor untuk menemukan feeling yang kita butuhkan,” tuturnya.

Seperti diketahui, sirkuit Red Bull Ring menghadirkan tantangan yang sangat berbeda dari Misano. Terletak di wilayah Styria, dikelilingi oleh pegunungan Austria, sirkuit Spielberg menggabungkan bagian-bagian panjang berkecepatan tinggi dengan tikungan tajam dan perubahan elevasi yang signifikan. 

Tata letak sirkuit ini juga secara tradisional menghasilkan banyak aksi saling menyalip, dengan slipstreaming dan zona pengereman berat menciptakan peluang bagi para pembalap untuk memperebutkan posisi sepanjang balapan.

BACA JUGA:Veda Pratama Bakal Tampil Maksimal di Moto3 San Marion Pekan Ini!

Austria juga merupakan momen penting di musim 2026. Ini adalah Grand Prix terakhir di tanah Eropa sebelum Kejuaraan Dunia menuju Asia, dengan Jepang diikuti oleh Indonesia. 

Setelah GP Austria, Pratama dan Mitani akan memasuki bagian kalender Asia dengan harapan membawa momentum positif ke dua putaran yang sangat penting.

“Ini juga balapan terakhir di Eropa sebelum kita pergi ke Asia, jadi saya benar-benar ingin menyelesaikan bagian musim ini dengan cara yang positif. Saya akan memberikan semua yang saya miliki dan mencoba berjuang untuk hasil yang baik di Austria,” tukasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait