Pesan Gus Ipul ke Wali Asuh dan Wali Asrama: Harus dengan Hati Kerjanya
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan Sekolah Rakyat tidak hanya menjalankan fungsi edukasi, namun juga rehabilitasi untuk memulihkan serta membentuk karakter dan perilaku siswa.--Kemensos
BANDUNG, DISWAY.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan Sekolah Rakyat tidak hanya menjalankan fungsi edukasi, namun juga rehabilitasi untuk memulihkan serta membentuk karakter dan perilaku siswa.
Fungsi rehabilitasi tersebut terutama menjadi ranah wali asuh dan wali asrama, sehingga harus mengedepankan empati lantaran para siswa berasal dari latar belakang berbeda.
"Jadi anak-anak kita dari keluarga rentan, mereka harus didampingi, mereka membawa berbagai masalah. Itu yang harus kita dampingi dengan baik, penuh empati, jadi harus dengan hati kerjanya," kata Gus Ipul saat membuka kegiatan Pelatihan Pengasuhan Bagi Wali Asuh dan Pelatihan Pengelolaan Asrama Bagi Wali Asrama Sekolah Rakyat di Aula BBPPKS Bandung, Jawa Barat, Rabu 23 September 2026.
BACA JUGA:Bansos Salah Sasaran Mau Diberantas, Kemensos Libatkan Warga Cek Tetangga
Total sebanyak 998 wali asuh dan wali asrama di seluruh Indonesia mengikuti pelatihan ini.
Terbagi dalam enam regional lokasi pelatihan, yakni Regional Padang 198 orang, Regional Yogyakarta 200 orang, Regional Banjarmasin 145 orang, Regional Makassar 200 orang, dan Regional Jayapura 55 orang serta 200 orang dari Regional Bandung yang hadir secara langsung pada kegiatan pembukaan oleh Mensos Gus Ipul.
Para peserta begitu antusias mengikuti kegiatan, disela-sela acara bahkan sempat menunjukkan penampilan yel-yel. Salah satu peserta, Inaya dari Sekolah Rakyat Indramayu bahkan sempat bernyanyi dan berdialog dengan Gus Ipul.
Inaya yang sebelumnya berprofesi sebagai pendamping PKH tersebut, tak bisa menahan air mata saat melihat perkembangan siswa Sekolah Rakyat yang sudah lebih percaya diri.
"Begitu mereka tampil dengan percaya diri, saya terharu, dan Alhamdulillah dengan keterbatasan mereka, akhirnya bisa masuk sekolah rakyat," kata Inaya.
BACA JUGA:Cara Daftar Bansos Lewat Perlinsos Kemensos 2026, Pastikan IKD Masyarakat Aktif!
Dalam arahannya, Gus Ipul menyampaikan wali asuh dan wali asrama harus memahami betul latar belakang para siswa di Sekolah Rakyat.
Karena mereka hadir dari keluarga yang berbeda, dengan permasalahan masing-masing.
"Karena di sekolah rakyat itu ada fungsi edukasi, ada fungsi rehabilitasi, ada fungsi pemberdayaan. Dan sekolah rakyat ini tidak berdiri sendiri, sekolah rakyat ini mengintegrasikan berbagai program, ini salah satu yang membedakan dengan sekolah-sekolah umum," ujarnya.
BACA JUGA:Kemensos Jamin Tak Ada Masalah di Data DTSEN, Perubahan Desil Dinamis
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: