Dirjen PAS Bantah Ada Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Begini Faktanya
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Irjen Mashudi membantah adanya klaster mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.--Anisha Aprilia
JAKARTA, DISWAY.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Irjen Mashudi membantah adanya klaster mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.
Mashudi menegaskan tidak terdapat bangunan yang menyerupai apartemen mewah di dalam Lapas Cibinong sebagaimana pertanyaan yang muncul dalam rapat bersama Komisi XIII DPR RI.
"Klaster mewah di sana saya kira seperti apa, tidak ada klaster yang mewah seperti apartemen, tidak ada," kata Mashudi usai rapat dengan Komisi XIII DPR RI, Senin, 28 September 2026.
BACA JUGA:Terungkap! 13 Bangunan Lapas Cibinong Belum Tercatat sebagai BMN, Dirjen PAS Buka Suara
Pernyataan tersebut disampaikan saat Mashudi ditanya mengenai kondisi Lapas Cibinong yang mengalami kelebihan kapasitas.
Dalam rapat, disampaikan bahwa tingkat overkapasitas di lapas tersebut mencapai sekitar 200 persen.
Kondisi tersebut kemudian dibandingkan dengan adanya sejumlah bangunan di lingkungan Lapas Cibinong yang disebut sebagai klaster.
Mashudi mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi dan fungsi bangunan tersebut.
BACA JUGA:13 Rumah di Lapas Cibinong Belum Tercatat Sebagai Aset Negara, Dirjen PAS: Dibongkar Semua
Ia menyatakan hasil pemeriksaan terhadap berbagai bangunan di Lapas Cibinong akan disampaikan secara lebih lengkap pada Kamis mendatang.
"Nanti kita akan lakukan untuk pemeriksaan. Nanti akan dijelaskan semua secara klir pada hari Kamis," ujarnya.
Mashudi juga menegaskan persoalan di Lapas Cibinong tidak serta-merta menunjukkan bahwa kondisi serupa terjadi di seluruh lapas dan rumah tahanan (rutan) di Indonesia.
"Bukan. Jadi tidak semuanya lapas/rutan seperti itu, ya," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: